JAKARTA – Wakil Menteri Luar Negeri, Arif Havas Oegroseno, menyatakan bahwa Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BOP) bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan melibatkan teknokrat Palestina dalam struktur pelaksanaannya.
Arif menjelaskan, BOP akan memiliki Komite Nasional yang beranggotakan para teknokrat dari Palestina.
"Jadi BOP itu nanti ada namanya badan eksekusinya. Ada National Committee yang isinya orang-orang teknokrat dari Palestina. Itu kesepakatannya seperti itu," ujarnya di Kompleks Istana, Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Baca Juga: Prabowo Temui Eks Menlu dan Wamenlu Bahas Keikutsertaan Indonesia di Board of Peace Selama Tiga Jam, Ini Hasilnya Para teknokrat ini dipastikan tidak terafiliasi dengan partai atau politik tertentu.
Arif menegaskan, peran mereka murni sebagai pelaksana kegiatan Board of Peace.
"Dan yang akan menjadi pelaksana dari kegiatan-kegiatan yang ada di Board of Peace tersebut," kata Arif.
Board of Peace sendiri merupakan inisiatif yang digagas Pemerintah AS untuk mendukung proses perdamaian, dengan melibatkan berbagai pihak internasional, termasuk teknokrat Palestina, sebagai pelaksana kegiatan program-program perdamaian yang telah dirancang.*
(k/dh)