ISRAEL - Delegasi Israel menyatakan tidak akan menghadiri rapat darurat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK
PBB) yang membahas konflik di
Gaza. Keputusan ini diambil karena jadwal pertemuan dinilai bertepatan dengan hari besar keagamaan Yahudi, Rosh Hashanah, yang menandai Tahun Baru dalam kalender Ibrani.Duta Besar Israel untuk
PBB, Danny Danon, menyampaikan penyesalan atas jadwal rapat tersebut.
Baca Juga: Arab Saudi Tegaskan Dukungan Solusi Dua Negara: “Pengakuan Palestina Adalah Langkah Bersejarah” "Sangat disayangkan Dewan Keamanan akan menggelar pertemuan tanpa Israel," ujarnya dalam pernyataan video yang dirilis pada Senin (22/9), seperti dikutip dari AFP.Israel mengaku telah meminta agar pertemuan dijadwal ulang, namun permintaan itu tidak dikabulkan."Delegasi Israel tidak akan berpartisipasi dalam pertemuan ini karena bertepatan dengan Rosh Hashanah, salah satu tanggal paling penting dalam kalender Yahudi," lanjut Danon dalam surat terpisah kepada presiden bergilir DK
PBB.
Konflik Gaza dan Tekanan Global Terhadap IsraelRapat darurat DK
PBB ini digelar di tengah meningkatnya kecaman internasional terhadap agresi militer Israel di
Gaza, yang telah berlangsung sejak serangan 7 Oktober 2023 oleh kelompok Hamas.