JAKARTA – Gelombang
unjuk rasa anti-pemerintah yang sebelumnya mengguncang Indonesia dan Nepal kini menyebar ke
Filipina dan
Peru. Ribuan warga turun ke jalan memprotes dugaan
korupsi, kejahatan terorganisir, dan kebijakan publik yang kontroversial.
Aksi-aksi ini menunjukkan meningkatnya ketidakpuasan masyarakat terhadap pemerintah di berbagai belahan dunia.
Baca Juga: Ketua PN Banda Aceh Lantik Tiga Pejabat Kesekretariatan Baru, Dorong Pelayanan Publik Berkualitas Filipina: Protes Skandal Infrastruktur Pengendalian BanjirRibuan warga
Filipina turun ke jalan di Manila pada Minggu (21/9) untuk memprotes skandal proyek pengendalian banjir yang diduga fiktif dan merugikan negara hingga miliaran peso. Demonstrasi yang semula berlangsung damai berubah ricuh ketika polisi anti huru-hara menyemprotkan meriam air, memicu bentrokan dengan kelompok demonstran bertopeng yang melempar batu dan merusak pos polisi.Menurut laporan AFP, polisi menangkap 72 orang, termasuk 20 anak di bawah umur. Bentrokan tersebut menyebabkan setidaknya 39 petugas terluka dan sebuah trailer barikade dibakar.