AS Rilis 240 Ribu Halaman Dokumen Pembunuhan Martin Luther King Jr, FBI Diduga Ingin Diskreditkan Sang Tokoh Perdamaian

Adelia Syafitri - Selasa, 22 Juli 2025 10:42 WIB
Pendeta Amerika Serikat dan Pemimpin Gerakan Hak Sipil AS, Martin Luther King, berpidato di Paris terkait dalam pergerakan perdamaian (29/3/1966). (Foto: AFP)