Sikka – Badan Search and Rescue (Basarnas) Maumere menyiagakan 73 personel untuk mengantisipasi potensi kecelakaan transportasi yang mungkin terjadi selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kepala Kantor SAR Maumere, Supriyanto Ridwan, mengungkapkan bahwa tim siaga tersebut akan ditempatkan di beberapa titik strategis di wilayah kerja SAR Maumere, seperti di Kantor SAR Maumere, Pos SAR Manggarai Barat, Pos SAR Alor, Unit Siaga SAR Ende, dan Unit Siaga SAR Lembata.
“Tim siaga SAR khusus Nataru akan melaksanakan pemantauan SAR di posko pelabuhan, bandara, dan tempat wisata. Operasi ini berlangsung dari 18 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025,” kata Supriyanto kepada media setempat.Supriyanto menambahkan, berdasarkan survei dari Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, diperkirakan mobilitas masyarakat secara nasional selama libur Nataru kali ini akan mencapai sekitar 110,67 juta orang. Angka ini mencakup perjalanan antarprovinsi dan diprediksi mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. “Prediksi ini sangat realistis mengingat perayaan Natal dan Tahun Baru berbarengan dengan libur sekolah,” tambahnya.
Dalam menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat, Supriyanto menyatakan bahwa berbagai moda transportasi, baik darat, laut, maupun udara, akan digunakan oleh banyak orang. Hal ini tentu meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan. Terlebih lagi, cuaca ekstrem yang diramalkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dapat menambah kerawanan kecelakaan dan bencana.Karena itu, kata Supriyanto, kesiapsiagaan tim SAR bukan hanya sekadar rutinitas tahunan, tetapi harus ditingkatkan untuk menghadapi tantangan yang berbeda setiap tahunnya. Selain itu, kualitas sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana, serta kolaborasi dengan instansi terkait dan masyarakat perlu ditingkatkan guna mengantisipasi potensi terjadinya kecelakaan, bencana, dan kondisi darurat lainnya.(JOHANSIRAIT)