JAKARTA – Irjen Marthinus Hukom, Kepala BNN, mengambil sikap tegas terhadap peredaran narkoba di kalangan aparat, termasuk anggota Polri dan TNI serta PNS. Dalam sebuah pernyataan, Marthinus dengan mantap berjanji untuk tidak mentoleransi keterlibatan aparat dalam peredaran narkoba, dan ia menegaskan bahwa tindakan tersebut akan ditindak secara tegas.
Marthinus Hukom mengungkapkan bahwa telah melakukan koordinasi dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Ia secara terbuka meminta dukungan penuh dari Kapolri untuk menangani permasalahan aparat yang terlibat dalam aktivitas ilegal bersama bandar narkoba. Kolaborasi antara BNN dan Kepolisian adalah langkah strategis dalam upaya memberantas peredaran narkoba yang merugikan masyarakat.
Dalam konteks ini, Marthinus Hukom menilai bahwa keterlibatan aparat dalam peredaran narkoba dapat memperkuat jaringan kejahatan tersebut. Oleh karena itu, ia berkomitmen kuat untuk melemahkan dan membongkar segala struktur jaringan peredaran narkoba, termasuk melibatkan aparat keamanan yang seharusnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Tindakan keras terhadap aparat yang terlibat dalam peredaran narkoba menjadi strategi penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi keamanan dan pemerintah. Marthinus Hukom, sebagai pemimpin BNN, menunjukkan keberaniannya dalam mengambil langkah-langkah tegas demi mewujudkan negara yang bersih dari peredaran narkoba dan melindungi generasi muda dari bahaya narkotika. (Ayu lestari)