Marsekal Fadjar Prasetyo Akan Memasuki Masa Pensiun, Siapa Penggantinya?

BITVonline.com - Jumat, 15 Maret 2024 10:31 WIB

JAKARTA -Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal Fadjar Prasetyo, akan segera memasuki masa pensiun pada bulan April 2024. Dengan kepergian beliau, perhatian tertuju pada siapa yang akan menggantikan posisinya. Tiga perwira tinggi Angkatan Udara (AU) menjadi sorotan sebagai kandidat potensial yang memiliki peluang besar untuk mengemban tanggung jawab tersebut.

Menurut pengamat militer dan pertahanan dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi, tiga nama yang menjadi kandidat kuat ini dipilih berdasarkan pengalaman tugas, jabatan, dan masa aktif mereka dalam dinas militer.

Pertama, kita memiliki Dansesko TNI, Marsekal Muda Samsul Rizal, yang telah mengukir jejak karier yang mengesankan sejak awal kariernya sebagai penerbang tempur. Samsul Rizal adalah peraih Adhi Makayasa Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1990. Pengalamannya mencakup jabatan penting seperti Danlanud Adi Sutjipto pada periode 2018-2019, dan masa dinas aktifnya diperpanjang hingga Juli 2028.

Kandidat kedua adalah Pangkogabwilhan II, Marsekal Muda Tedi Rizalihadi. Alumni AAU tahun 1993 ini dikenal sebagai salah satu bintang tiga termuda dalam jajaran perwira tinggi AU. Pengalamannya yang luas mencakup berbagai kegiatan kepresidenan sejak pangkat kolonel. Dia pernah menjabat sebagai ajudan presiden, serta menempati posisi penting seperti Danlanud Adi Soemarmo Solo dan Danlanud Halim. Keterlibatannya dalam kegiatan kepresidenan membuatnya memiliki jaringan yang kuat, termasuk kedekatannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dengan masa aktifnya yang masih panjang hingga Oktober 2029, Tedi juga dianggap memiliki peluang besar untuk menjadi Panglima TNI di masa depan.

Terakhir, kita memiliki Pangkogabwilhan II, Marsekal Muda Tonny Harjono, yang juga merupakan alumni AAU tahun 1993. Tonny dikenal karena banyaknya keterlibatannya dalam kegiatan kepresidenan, termasuk sebagai ajudan presiden. Dia memiliki pengalaman yang luas dalam berbagai jabatan, seperti Danlanud Adi Soemarmo Solo dan Danlanud Halim, serta posisi penting lainnya. Menurut Fahmi, Tonny juga memiliki peluang besar untuk menjadi Panglima TNI di masa depan, mengingat masa aktifnya yang masih panjang hingga Oktober 2029.

Dengan profil ketiga kandidat yang begitu mengesankan, ditambah dengan pengalaman dan dedikasi mereka dalam dinas militer, keputusan siapa yang akan menjadi pengganti Marsekal Fadjar Prasetyo menjadi semakin menarik untuk dinantikan.

(K/09)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Internasional

Komisi X DPR Tegaskan MBG Tak Ganggu Anggaran Pendidikan, Justru Tambah Sarpras & Kesejahteraan Guru

Internasional

20 Kelompok Tani Siatas Barita Terima Pupuk Bersubsidi, Ongkos Angkut Gratis!

Internasional

63 Persen Saham Freeport Milik Indonesia, Ini Strategi Pemerintah

Internasional

Wow! Harga Emas Antam Naik Tinggi, 1 Gram Kini Rp 3 Juta

Internasional

Bahlil Tegaskan: Investasi AS di Mineral Kritis Dibuka, Ekspor Bahan Mentah Tetap Dilarang

Internasional

Indonesia Siap Bertanding di SEA Games 2027 Malaysia, Meski Daftar Cabor Masih Negosiasi