DEPOK -Kisah kontroversial seputar penggerebekan pesta narkoba di kawasan Cimanggis, Depok, semakin terang benderang setelah Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, menegaskan bahwa salah satu anggotanya, Brigadir Dewo Nugroho, tidak terlibat dalam peristiwa tersebut. Melalui pernyataan resmi, Kombes Nico memastikan bahwa Brigadir Dewo telah menjalani tes urine yang hasilnya negatif dari unsur narkoba.
“Dengan hasil tes urine yang negatif dari unsur narkoba, kami tegaskan bahwa anggota kami atas nama Dewo Nugroho tidak terlibat dalam pesta atau penggunaan narkoba,” ungkap Kombes Nico saat memberikan klarifikasi kepada kumparan pada Senin (22/4).
Klarifikasi ini membuka tabir kebenaran di tengah spekulasi dan isu yang berkembang terkait kasus tersebut. Diketahui bahwa Dewo hanya berada di lokasi kejadian karena ditelepon oleh salah satu tersangka yang merupakan teman seangkatannya. Namun, hal ini tidak mencerminkan keterlibatannya dalam aksi ilegal tersebut.
“Dia tidak terbukti melakukan perbuatan pidana narkoba,” tambahnya, menegaskan bahwa Dewo tidak menjalani pemeriksaan Propam seperti para pelaku lainnya karena kejelasan statusnya.
Kejadian ini menggugah kesadaran akan pentingnya integritas dan kejujuran dalam menjalankan tugas sebagai penegak hukum. Meskipun berada di lokasi kejadian, namun bukti dan hasil tes urine yang negatif membuktikan bahwa Dewo tidak terlibat dalam praktik yang melanggar hukum.
Sebelumnya, pemberitaan mengenai penggerebekan pesta narkoba dan keterlibatan anggota kepolisian telah menciptakan kekhawatiran di tengah masyarakat. Dengan klarifikasi ini, diharapkan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum dapat kembali diperkuat dengan transparansi dan kejujuran dalam mengungkap fakta yang sebenarnya.
(N/014)