Oknum Polisi Bersenjata Laras Panjang di Lampung Terekam CCTV Menampar Warga, Kini Diperiksa Propam!

BITVonline.com - Selasa, 20 Agustus 2024 05:06 WIB

LAMPUNG –Aksi tidak terpuji yang melibatkan seorang oknum polisi di Lampung kini menjadi sorotan publik setelah rekaman CCTV menunjukkan tindak kekerasan yang dilakukan terhadap seorang warga. Insiden tersebut terjadi pada Kamis, 15 Agustus 2024, di Desa Labuhan Permai, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji.

Dalam rekaman CCTV yang viral di media sosial, tampak jelas Bripda D, seorang anggota polisi bersenjata laras panjang, terlibat dalam cek-cok dengan seorang warga setempat. Ketegangan yang awalnya dipicu oleh kesalahpahaman dalam berkendara di jalan raya itu berujung pada tindakan kekerasan, di mana Bripda D terlihat menampar warga yang terlibat perselisihan.

Klarifikasi dari Pihak Kepolisian

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Umi Fadillah Astutik, membenarkan adanya insiden tersebut dan mengkonfirmasi bahwa Bripda D sedang menjalani pemeriksaan oleh Propam Polres Mesuji. Menurut Umi, kejadian ini merupakan hasil dari kesalahpahaman yang kemudian mengarah pada perbuatan yang tidak dapat dibenarkan.

“Benar, saat ini Bripda D sedang dilakukan pemeriksaan oleh Propam Polres Mesuji. Peristiwa ini terjadi akibat kesalahpahaman dalam berkendara, dan antara kedua belah pihak juga sudah berdamai,” ujar Kombes Pol Umi dalam keterangan persnya.

Umi menekankan bahwa tindakan Bripda D merupakan pelanggaran serius yang tidak mencerminkan standar perilaku anggota kepolisian. Polda Lampung berkomitmen untuk menindak tegas setiap anggota yang melakukan tindakan di luar batas kewenangan mereka.

“Ini merupakan bentuk tegas Polda Lampung terhadap anggota yang melakukan tindakan di luar batas kewenangannya. Kami meminta maaf kepada masyarakat atas perilaku oknum anggota tersebut,” tambahnya.

Proses Pemeriksaan dan Langkah Selanjutnya

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai hasil dari proses pemeriksaan yang dilakukan oleh Propam Polres Mesuji terhadap Bripda D. Pihak kepolisian akan menunggu hasil pemeriksaan untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan sanksi yang akan dikenakan terhadap oknum polisi tersebut.

Insiden ini menggambarkan betapa pentingnya pengawasan dan penegakan disiplin di tubuh kepolisian, guna memastikan bahwa setiap tindakan anggota polisi sesuai dengan standar profesional dan etika yang diharapkan oleh masyarakat. Polda Lampung berkomitmen untuk terus memperbaiki dan menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Reaksi Publik dan Media Sosial

Viralnya rekaman CCTV di media sosial telah memicu berbagai reaksi dari masyarakat. Banyak netizen yang menuntut tindakan tegas terhadap oknum polisi yang dianggap telah mencoreng nama baik institusi kepolisian. Reaksi tersebut mencerminkan tingginya ekspektasi masyarakat terhadap perilaku aparat penegak hukum dalam menjalankan tugasnya.

Sebagai penutup, kejadian ini menjadi pengingat bagi seluruh anggota kepolisian untuk selalu menjaga profesionalisme dan integritas dalam setiap tindakan mereka. Polda Lampung diharapkan dapat segera menyelesaikan pemeriksaan dan memberikan keputusan yang adil untuk memulihkan kepercayaan publik.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Hukum dan Kriminal

Rico Waas Ajak Warga Medan Rawat Toleransi dan Keberagaman: Perbedaan Jadi Kekuatan Pembangunan

Hukum dan Kriminal

Pemko Tanjungbalai Terima Bantuan 25 Lampu PJU Tenaga Surya dari Kemenhub, Dipasang di Jalan Sudirman

Hukum dan Kriminal

SI MiKE SU Hadir di Jambore Daerah XI Pramuka Sumut, Dorong Literasi Digital Generasi Muda

Hukum dan Kriminal

Target 7,3 Juta Orang, Cek Kesehatan Gratis Sumut Baru Menjangkau 2,8 Juta Warga

Hukum dan Kriminal

Mulai 1 Agustus 2026, Wings Air Buka Rute Baru Kualanamu–Mandailing Natal!

Hukum dan Kriminal

Tim Hukum Roy Suryo Pecah, Ahmad Khozinudin Sentil Refly Harun: Tak Ada Etika, Main Serobot