Aksi Nekat! Dua Pencuri Motor di Medan Mandala Terekam Kamera

BITVonline.com - Kamis, 05 September 2024 07:37 WIB

MEDAN –Aksi pencurian sepeda motor terjadi di Jalan Tangguk Bongkar II, Mandala By Pass, Kecamatan Medan Denai, pada Rabu (4/9/2024) sekitar pukul 12.30 WIB. Dua orang pria terekam kamera pengawas CCTV saat mencuri satu unit sepeda motor milik Rizky, warga setempat.

Menurut Rizky, pemilik sepeda motor yang menjadi korban pencurian, insiden tersebut terekam dengan jelas oleh kamera CCTV yang terpasang di lokasi kejadian. Dalam rekaman video, tampak dua pelaku yang menggunakan sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi BK 4696 ALQ.

“Di dalam rekaman CCTV terlihat jelas tampang pelaku dan juga identitas kendaraan yang digunakan,” kata Rizky saat diwawancarai oleh media , Kamis (5/9/2024). Ia juga menjelaskan bahwa nomor polisi kendaraan pelaku yang terekam dalam CCTV sudah dapat diidentifikasi. Berdasarkan informasi dari temannya, Rizky berhasil menemukan bahwa pemilik sepeda motor Honda Scoopy yang digunakan pelaku berinisial AGP dan merupakan warga Kecamatan Medan Sunggal.

Rizky melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Area dan berharap agar pihak kepolisian segera menangkap para pelaku serta menemukan sepeda motornya yang hilang. “Sudah buat laporan kemarin, semoga polisi bisa segera menangkap pelakunya,” ujarnya penuh harapan.

Rekaman CCTV Mengungkapkan Detil Pencurian

Dalam rekaman CCTV, tampak dua pria berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Scoopy melintas di lokasi kejadian. Mereka kemudian berhenti di dekat tempat Rizky memarkirkan sepeda motornya. Salah satu pelaku turun dari sepeda motor dan segera mendekati sepeda motor yang diparkir.

Pelaku dengan cepat menghidupkan sepeda motor dan membawanya kabur. Sementara itu, Rizky, yang baru saja keluar dari rumah, melihat aksinya dan langsung mengejar pelaku. Ia sempat menghentikan sepeda motor warga yang melintas untuk meminta bantuan. Rizky dan warga tersebut berusaha mengejar pelaku, tetapi sayangnya, sepeda motor sudah hilang.

Peningkatan Kasus Pencurian Motor di Wilayah Polrestabes Medan

Kasus pencurian sepeda motor ini merupakan salah satu dari beberapa insiden serupa yang terjadi di wilayah hukum Polrestabes Medan. Sebelumnya, sebuah sepeda motor Honda Vario juga raib dalam waktu singkat setelah dicuri oleh dua pelaku. Aksi pencurian tersebut juga terekam oleh CCTV dan beredar luas di media sosial.

Dalam video tersebut, dua pelaku yang berboncengan dengan sepeda motor Honda Scoopy terlihat berhenti di dekat sepeda motor yang diparkir. Salah satu pelaku turun dan dengan cepat menghidupkan sepeda motor korban sebelum melarikan diri. Korban yang muncul kemudian mencoba mengejar pelaku dengan bantuan warga setempat.

Upaya Penanganan dan Harapan Masyarakat

Kepolisian setempat telah menerima laporan mengenai kejadian pencurian ini dan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dan memastikan kendaraan mereka dalam kondisi aman saat diparkir. Selain itu, penggunaan CCTV di area parkir dapat membantu meminimalisir risiko pencurian.

Rizky dan para korban lainnya berharap agar pihak kepolisian segera mengidentifikasi dan menangkap pelaku, serta menemukan sepeda motor yang hilang. Sementara itu, Media terus berupaya mewawancarai pihak terkait untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai perkembangan kasus ini.(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Hukum dan Kriminal

Viral Dugaan TNI Bawa Belasan Sapi di Labuhanbatu, Dandim Tegaskan Anggota Hanya Mengamankan Lokasi

Hukum dan Kriminal

Kemhan Ubah Nama Latsarmil Calon Manajer Kopdes, Kini Fokus Bela Negara dan Manajerial

Hukum dan Kriminal

Pemerintah Siapkan CNG 3 Kg, Harganya Disebut Setara LPG Subsidi

Hukum dan Kriminal

Viral! Pagar Monumen TD Pardede Raib Digondol Maling, Besi Hilang Capai 50 Meter

Hukum dan Kriminal

RUU HAM Direvisi, Pigai Ungkap Komnas HAM Bakal Punya Wewenang Penyidikan hingga Pemanggilan Paksa

Hukum dan Kriminal

Komarudin Respons Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau: Bukan Banteng, Jadi Tak Masalah