Tragis! Perampokan Satu Keluarga Secara Brutal di Bogor, Ayah Tewas Akibat Jeratan Kain dan Tiga Lainnya Terluka Serius!

BITVonline.com - Kamis, 19 September 2024 07:29 WIB

BOGOR -Sebuah perampokan mengerikan terjadi di Kampung Cimayang, Desa Cimayang, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, pada Rabu (18/9/2024) sekitar pukul 03.00 WIB. Insiden ini menewaskan satu anggota keluarga, Haris (26), yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam mobilnya dengan luka serius di kepala dan leher akibat terjerat kain.

Kapolsek Cibungbulang, Kompol Heri Hermawan, mengungkapkan bahwa empat anggota keluarga menjadi korban dalam insiden ini. Selain Haris, istri Haris, Resti (27), mengalami luka serius akibat pembacokan. Ibunda Haris, Nining (55), juga menderita luka di kepala dan tubuh, sedangkan putri mereka yang berusia 10 tahun, yang hanya diidentifikasi dengan inisial A, mengalami luka parah.

Menurut keterangan Resti, saat kejadian, ia terbaring terluka dan tidak berdaya, hanya bisa menangis dan menjerit menyaksikan kondisi suami, ibu, dan putrinya. Meskipun dalam ketakutan, ia berusaha menghubungi kerabatnya, EY, untuk meminta pertolongan sekitar pukul 04.00 WIB. Ketika EY dan suaminya tiba di lokasi, mereka terkejut melihat rumah korban berantakan dan bercak darah di lantai.

Ketiga korban yang masih hidup segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Sementara itu, jasad Haris ditemukan dalam mobil Toyota Cayla berwarna abu-abu yang terparkir di garasi rumah.

Menurut informasi yang dihimpun, pelaku perampokan diduga berjumlah empat orang. Mereka berhasil membawa kabur sebuah mobil Xpander putih milik korban. Kapolsek Cibungbulang menjelaskan bahwa pihaknya masih menyelidiki kasus ini dengan memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti. “Kami masih memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti,” ujarnya.

Keterangan dari warga sekitar menyebutkan bahwa korban baru menempati rumah tersebut selama lima bulan. Meskipun berada di area yang padat penduduk dan dekat dengan pondok pesantren, kejadian ini berlangsung tanpa diketahui oleh tetangga. Ketua RW setempat, Ahyar, mengungkapkan bahwa tidak ada satu pun tetangga yang mendengar keributan pada malam kejadian.

“Warga baru mengetahui perampokan pada pukul 04.30 WIB,” kata Ahyar. Hal ini menimbulkan keheranan di kalangan warga mengingat kondisi lingkungan yang biasanya tenang.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), ditemukan botol minuman keras dan kopi di sekitar halaman rumah, yang mengindikasikan bahwa pelaku mungkin sudah mengenal korban. Ahyar menyebutkan bahwa terduga pelaku sempat mengunjungi rumah Haris beberapa kali dalam dua hari sebelum perampokan terjadi.

Sementara itu, harapan keluarga Haris untuk menemukan keadilan dan pengungkapan kasus ini semakin besar, mengingat ketidakpuasan mereka terhadap situasi keamanan di kawasan tersebut. “Kami berharap aparat kepolisian segera menemukan pelaku agar kami merasa aman,” ungkap salah satu tetangga.

Perampokan ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan keamanan, terutama di lingkungan yang padat penduduk. Warga diimbau untuk lebih peka terhadap aktivitas mencurigakan dan segera melapor ke pihak berwenang jika menemukan hal-hal yang tidak biasa.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Hukum dan Kriminal

Perselisihan Wewenang Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya, Wagub Aceh Dek Fadh Turun Tangan

Hukum dan Kriminal

Ratusan Massa Tolak Putusan Pailit PT Dua Kuda Indonesia, Nilai Perusahaan Masih Solven

Hukum dan Kriminal

Korupsi Proyek Jalan Sumut: PPK BBPJN Heliyanto Divonis 5 Tahun Penjara dan Denda Rp300 Juta

Hukum dan Kriminal

KPK Panggil Bos Rokok HS Muhammad Suryo Terkait Dugaan Suap Bea Cukai

Hukum dan Kriminal

KPK Kembali Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono di Indramayu, Temukan Dokumen Penting Terkait Kasus Suap

Hukum dan Kriminal

Viral! Tenaga Kesehatan Joget Saat Operasi Pasien, Ini Respons RS Datu Beru