MEDAN – Komunitas Horas Halak Hita (H3) menyatakan dukungan terhadap langkah Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dan Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Polisi Sonny Irawan dalam memberantas peredaran narkoba. H3 berharap penindakan tidak hanya menyasar pengguna, tetapi juga bandar dan jaringan pengedar hingga ke akar-akarnya.
Koordinator Komunitas Horas Halak Hita Provinsi Sumatera Utara, Yudhi Simorangkir, mengapresiasi penggerebekan yang dilakukan Bareskrim Polri bersama Polda Sumut terhadap sembilan wilayah yang diduga menjadi lokasi peredaran narkoba, termasuk Kabupaten Toba.
Menurut Yudhi, operasi tersebut menjadi langkah penting untuk memutus mata rantai peredaran narkotika yang mengancam masyarakat, khususnya generasi muda di Sumatera Utara.
Baca Juga: Polda Sumut Gerebek Sarang Narkoba di Medan Area, 29 Orang Diamankan dan 27 Positif Narkoba Ia menilai pemberantasan narkoba perlu dilakukan secara konsisten dan menyeluruh, mulai dari penindakan terhadap bandar serta pengedar hingga pengungkapan jaringan pemasok.
"Pemberantasan narkoba tidak boleh berhenti pada pengguna. Aparat penegak hukum harus terus memburu bandar dan jaringan pengedar hingga ke akar-akarnya agar peredaran narkoba dapat ditekan secara serius," ujar Yudhi.
Yudhi mengatakan persoalan narkoba menjadi ancaman bagi masa depan generasi muda, termasuk masyarakat Batak di Bona Pasogit atau kampung halaman. Karena itu, menurutnya, pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, tidak hanya kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN).
Ia juga menyoroti kondisi Sumatera Utara yang masih menghadapi persoalan peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, persoalan tersebut perlu ditangani melalui penegakan hukum yang tegas sekaligus penguatan upaya pencegahan di tengah masyarakat.
H3 secara khusus menyoroti operasi pemberantasan narkoba yang menyasar sembilan wilayah, yakni Kabupaten Deli Serdang, Asahan, Mandailing Natal, Karo, Toba, Samosir, Nias Selatan, Pakpak Bharat, serta Kota Sibolga.
Menurut Yudhi, Kabupaten Toba perlu mendapat perhatian karena merupakan bagian dari jalur lintas tengah Sumatera dan memiliki kawasan strategis pariwisata di sekitar Danau Toba, termasuk Balige, Porsea, Laguboti, dan Ajibata.
Ia berharap operasi kepolisian dilakukan secara berkelanjutan agar dapat menekan peredaran narkoba sekaligus mencegah terbentuknya kembali jaringan pengedar di wilayah tersebut.
Selain mendukung penegakan hukum, H3 mendorong pemerintah daerah memperkuat sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Yudhi turut mengajak pimpinan sinode gereja, Uskup Agung, organisasi kemasyarakatan Islam, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kepemudaan, serta komunitas lokal untuk mengambil bagian dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.