JAKARTA – Tawuran antarkelompok remaja terjadi di Jalan Raya Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, pada Selasa malam, 13 Oktober 2026.
Bentrokan yang diduga melibatkan sekitar 20 orang itu menewaskan seorang pelajar berinisial FFA, 15 tahun, siswa kelas IX MTsN 22 Jakarta.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Ciracas, AKP Hotman Capandi, mengatakan korban mengalami luka bacok di bagian belakang leher hingga kehilangan banyak darah.
Baca Juga: Saling Ejek di IG Berujung Maut, Siswa MTsN 22 Jakarta Tewas Dibacok di Ciracas "Telah terjadi tawuran antar remaja yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Korban mengalami luka bacok di leher belakang yang cukup besar," kata Hotman dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2026).
Menurut Hotman, berdasarkan informasi awal, tawuran tersebut diduga dipicu aksi saling ejek dan ajakan bentrokan melalui media sosial Instagram.
"Informasi awal, tawuran dipicu saling ejek dan janjian melalui media sosial Instagram," ujar Hotman.
Hotman menjelaskan, tawuran terjadi sekitar pukul 18.15 WIB.
Warga kemudian membubarkan kelompok remaja yang terlibat bentrokan dan mengamankan sejumlah remaja beserta senjata tajam yang dibawa.
Sekitar pukul 18.30 WIB, FFA melarikan diri menggunakan sepeda motor dengan dibonceng temannya.
Namun, korban diduga sudah mengalami luka bacok saat meninggalkan lokasi tawuran.
"Korban jatuh dari motor dan tergeletak di pinggir jalan tepat di depan Ramayana, Jalan Lapangan Tembak Cibubur," kata Hotman.
Korban kemudian dievakuasi ke Klinik Setia Rumanda yang berada tidak jauh dari lokasi.