Baru Saja Dilantik! Tiga Anggota DPRD Mentawai Ditangkap Pesta Sabu Saat Bimtek Dihotel!

BITVonline.com - Sabtu, 21 September 2024 09:03 WIB

PADANG -Kejadian memalukan menimpa tiga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mentawai, Sumatera Barat, yang baru dilantik. Mereka ditangkap pihak kepolisian karena terlibat dalam pesta narkoba di sebuah hotel di Padang, Jumat (20/9) dini hari. Penangkapan ini terjadi saat mereka sedang mengikuti masa orientasi sebagai anggota dewan baru.

Berdasarkan informasi dari Kasat Narkoba Polresta Padang, AKP Martadius, penangkapan berlangsung di Hotel Truntum sekitar pukul 01.00 WIB. Selain ketiga anggota dewan, seorang kontraktor berinisial AA juga turut ditangkap. “Empat orang diamankan, di antaranya tiga anggota DPRD saat berada di dalam kamar hotel,” ungkap Martadius.

Kronologi Penangkapan

Penangkapan berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas di hotel tersebut. Tim kepolisian melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi keberadaan para pelaku. AA ditangkap terlebih dahulu di sebuah rumah di Jalan Parak Gadang Raya, dan saat penggeledahan, polisi menemukan satu paket sabu.

Setelah ditangkap, AA mengarahkan petugas kepada teman-temannya yang berada di Hotel Truntum. Di kamar 313, polisi menemukan MS, SY, dan MS, serta barang bukti berupa dua paket kecil sabu dan satu alat hisap (bong). Mereka diduga telah menggunakan sabu bersama-sama.

Identitas Tersangka

Ketiga anggota DPRD yang ditangkap adalah MS (51) dari Partai Hanura, SY (55) dari Partai Nasdem, dan MS (54) dari Partai Gerindra. Sementara itu, AA (52) merupakan rekan dari SY. Keempat tersangka kini ditahan di Mapolresta Padang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Respons Pimpinan DPRD

Ketua Sementara DPRD Mentawai, Ibrani Sababalat, mengonfirmasi kejadian tersebut dan menyatakan keprihatinannya. “Saya sebagai pimpinan sementara sangat prihatin dan mohon maaf atas kejadian ini,” ujar Ibrani. Ia menekankan pentingnya menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

Ibrani menjelaskan bahwa orientasi untuk 19 anggota DPRD yang dilantik pada 2 September 2024 berlangsung sejak 16 hingga 20 September. “Jumat siang, saya mendapat informasi tentang penangkapan mereka,” tambahnya.

Akibat dan Pembelajaran

Peristiwa ini bukan hanya memalukan bagi para anggota dewan, tetapi juga berpotensi merusak citra lembaga legislatif di daerah. Penangkapan ini diharapkan menjadi pelajaran bagi semua pihak, terutama dalam menjaga integritas dan tanggung jawab sebagai wakil rakyat.

Polisi kini menunggu hasil tes urine untuk memastikan keterlibatan mereka dalam penyalahgunaan narkoba. “Hasilnya akan keluar pada Senin mendatang,” tutup Martadius.

Penangkapan ini menambah daftar panjang kasus narkoba yang melibatkan oknum pejabat publik, menciptakan keprihatinan mendalam di masyarakat tentang moral dan etika para pemimpin mereka.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Hukum dan Kriminal

Kuliner Malam di Medan: 8 Spot Seafood Pinggir Jalan yang Wajib Dicoba

Hukum dan Kriminal

BI Tingkatkan Remunerasi Kas Pemerintah, Upaya Baru Kendalikan Beban Bunga Utang Negara

Hukum dan Kriminal

Isu Reshuffle Menkeu Menguat, Pengamat: Masalah Utama Bukan Figur tapi Beban Fiskal Negara

Hukum dan Kriminal

Di Tengah Ledakan AI, Muncul Strategi Baru agar Manusia Tak Kehilangan Kendali

Hukum dan Kriminal

Istana Belum Ganti Dua Wamen Tersangkut Kasus, Mensesneg Sebut Masih Tunggu Evaluasi Kebutuhan

Hukum dan Kriminal

Mensesneg Ingatkan Pesan Prabowo: Pejabat Wajib Berbenah dan Tegakkan Integritas Lawan Korupsi