MANDAILING NATAL - Sejumlah alat berat yang diduga digunakan dalam aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) dibakar warga di kawasan Jambur Tarutung, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Peristiwa tersebut viral setelah rekaman pembakaran beredar di media sosial.
Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah peralatan pertambangan emas dan alat berat terbakar. Beberapa unit ekskavator juga tampak dalam kondisi terbakar.
Kapolres Madina AKBP Bagus Priyady mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (4/10/2026) dini hari. Polisi kini menangani dua hal sekaligus, yakni dugaan aktivitas pertambangan tanpa izin dan pembakaran alat berat.
Baca Juga: Polisi Ungkap Dugaan Motif Penikaman Anggota DPRD Madina Binsar Nasution Usai Reses "Terkait peristiwa tersebut dalam penanganan Polsek Kotanopan dan Polres Madina, baik terkait dugaan pembakaran ataupun pertambangan tanpa izin," ujar Bagus saat dikonfirmasi, Senin (5/10/2026).
Bagus mengatakan penyelidikan masih dilakukan. Polisi akan memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi serta mengumpulkan barang bukti terkait dugaan tindak pidana tersebut.
"Tetap melakukan penyelidikan dengan pemeriksaan saksi dan pengumpulan barang bukti terkait dugaan tindak pidana yang terjadi," katanya.Menurut Bagus, aparat saat ini juga fokus mengamankan situasi serta memulihkan kondisi masyarakat agar kembali kondusif.
"Mengupayakan pemulihan situasi di masyarakat agar kembali kondusif," ujarnya.
Polisi mengimbau masyarakat tidak terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Warga juga diminta tidak mudah mempercayai isu negatif yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi dan termakan isu negatif yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas di masyarakat," pungkas Bagus.
Hingga kini, polisi masih mendalami pihak yang terlibat dalam dugaan pembakaran alat berat serta aktivitas pertambangan emas tanpa izin di kawasan tersebut.* (ds/dh)