JAKARTA – Terdakwa Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa mengatakan tim kuasa hukumnya telah menyiapkan sekitar 2.000 pertanyaan untuk menggali informasi terkait ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Menurut Tifa, ribuan pertanyaan tersebut disiapkan oleh 25 advokat yang mendampinginya.
Ia juga mengaku masih memiliki pertanyaan yang akan diajukan apabila majelis hakim memberikan kesempatan kepadanya untuk bertanya dalam persidangan.
Baca Juga: Sidang Dokter Tifa Memanas, Hakim Tegur Tim Hukum soal Alat Bukti Flashdisk "Sementara 25 advokat kami dan bersama dengan saya nanti, saya mendapatkan kesempatan untuk bertanya, juga masih ada 2.000 pertanyaan," katanya, Kamis (1/10/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan setelah persidangan menghadirkan Lechumanan sebagai saksi pelapor.
Dalam pemeriksaan, saksi mengaku pernah melihat ijazah milik Jokowi.
Keterangan mengenai ijazah itu muncul ketika tim penasihat hukum Dokter Tifa menggali pengetahuan Lechumanan mengenai dokumen kelulusan Jokowi.
Ketika ditanya apakah pernah melihat ijazah Jokowi secara langsung, Lechumanan memberikan jawaban singkat.
"Saya pernah (melihat ijazah Jokowi)," ujar Lechumanan.
Keterangan tersebut kemudian menjadi salah satu bagian yang dipersoalkan tim hukum Dokter Tifa.
Mereka meminta agar keterangan saksi dapat diuji dengan dokumen yang menjadi barang bukti dalam perkara.
Sebelumnya, tim hukum Tifa juga meminta jaksa penuntut umum menunjukkan ijazah yang disebut menjadi barang bukti untuk dikonfirmasi kepada saksi.