BATU BARA – Aliansi Pemuda Desa Bersatu (APDESU) Indonesia mempertanyakan perkembangan penanganan laporan dugaan penyimpangan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SD Negeri 01 Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara.
Ketua Umum APDESU Indonesia, M. Adam Malik, S.Sos., mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu Bara pada Senin (7/9/2026) untuk meminta penjelasan terkait perkembangan laporan yang sebelumnya telah disampaikan organisasi tersebut.
Dalam kunjungannya, Adam didampingi wartawan
BITV Online, Muhamad Taufik.
Baca Juga: Sempat Terima Amplop Dolar dari Bupati Kuansing, Mengapa Menhut Raja Juli Belum Juga Diperiksa? Ini Kata KPK Namun, menurut Adam, wartawan tersebut tidak diizinkan masuk untuk mendampinginya saat melakukan pertemuan dengan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Batu Bara.
Adam akhirnya mengikuti pertemuan seorang diri, sementara Muhamad Taufik menunggu di luar ruangan.
Sebelum memasuki ruangan, Adam mengaku diminta menitipkan telepon genggam di loker serta menjalani pemeriksaan menggunakan alat pendeteksi.
Usai pertemuan, Adam menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan yang diterimanya, laporan dugaan penyimpangan Dana BOS tersebut masih berada dalam tahap penyelidikan.
Menurutnya, pihak Kejari Batu Bara telah mempelajari berkas dan sejumlah bukti yang sebelumnya dilampirkan APDESU dalam laporan tersebut.
Adam juga menyebut Kejari Batu Bara telah dua kali mengirimkan surat kepada Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), dalam hal ini Inspektorat Kabupaten Batu Bara, untuk melakukan pemeriksaan.
"Penjelasan yang kami terima, apabila dari pemeriksaan Inspektorat ditemukan adanya kerugian negara, maka hasilnya dapat disampaikan kepada Kejari untuk ditindaklanjuti," ujar Adam.
Meski demikian, Adam mempertanyakan mekanisme penanganan laporan tersebut, khususnya terkait koordinasi antara Kejari dan Inspektorat.
"Kami melaporkan persoalan ini kepada Kejari Batu Bara. Mengapa kemudian berkas tersebut dikoordinasikan atau diserahkan kepada APIP? Apakah memang seperti itu mekanisme dan prosedurnya?" tanyanya.