JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto mengecam praktik korupsi dalam anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Prabowo menilai orang yang mengorupsi anggaran untuk program tersebut sebagai pribadi yang tidak memiliki nilai kemanusiaan karena anggaran itu ditujukan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak.
"Saya menilai mereka yang mau korupsi dari makan untuk anak-anak ini adalah orang-orang biadab. Orang-orang yang tidak pantas kita hormati," kata Prabowo, Jumat, 14 Agustus 2026.
Baca Juga: 265 Siswa di Karo Diduga Keracunan Usai Santap MBG, SPPG Berastagi Sempajaya Disuspend "Menurut saya, ini sama sekali tidak ada nilai kemanusiaan."
Prabowo mengatakan masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh pembangunan manusia dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Salah satu kebutuhan dasar yang harus dipenuhi, kata dia, adalah asupan gizi.
Menurut Prabowo, program MBG tidak hanya bertujuan menyediakan makanan bagi siswa.
Program tersebut juga diharapkan membuat siswa dapat mengikuti kegiatan belajar dalam kondisi kenyang sehingga lebih mudah berkonsentrasi dan menyerap pelajaran.
Selain meningkatkan konsentrasi belajar, Prabowo mengatakan MBG merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengatasi masalah stunting yang masih terjadi di Indonesia.
Ia menyebut angka stunting di Indonesia masih berada di sekitar 25 persen atau sekitar satu dari empat anak.
"Sel otak tidak berkembang dengan baik. Sel otot tidak berkembang dengan baik. Sel tulang tidak berkembang dengan baik," kata Prabowo.
"Saya bertekad teruskan program MBG dengan perbaikan dan efisiensi."