SUKABUMI -Empat orang anggota keluarga di Sukabumi, Jawa Barat, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan pemuda sebatang kara bernama Diki Jaya (21), yang ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan pada 29 September 2024. Kasus ini menjadi sorotan, mengingat semua tersangka merupakan kerabat dekat dan terikat dalam jalinan keluarga.
Menurut laporan, Diki diketahui pergi dari Kampung Baru Citepus, Palabuhanratu, sebelum akhirnya menghilang dan ditemukan tewas. Penyelidikan polisi mengungkap bahwa Diki dibunuh oleh empat orang, yaitu Nopal alias N (19), Gilang Maulana alias GM (20), Juanda alias J (18), dan Erni alias E (49). Mereka adalah keluarga yang tinggal bersama di rumah milik Erni, yang juga pemilik sebuah warung kopi di Pantai Wisata Katapang Condong.
Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri, menyatakan, “Mereka ini masih bersaudara dan tinggal di rumah Bu Erni. Tiga dari mereka adalah sepupu, masih satu nenek.” Penangkapan ini menimbulkan kehebohan di lingkungan sekitar, terutama mengingat bahwa warung kopi Erni yang biasanya ramai kini terpaksa sepi setelah dipasang garis polisi, menjadi simbol bisu dari kejahatan yang tersembunyi di balik rutinitas sehari-hari.
Motif pembunuhan belum sepenuhnya terungkap, tetapi pihak kepolisian memastikan bahwa penyelidikan akan terus dilakukan untuk mengungkap latar belakang dan kronologi kejadian. Proses hukum diharapkan berjalan transparan, mengingat kasus ini melibatkan dinamika keluarga yang rumit dan menyentuh berbagai aspek sosial di masyarakat.
Polisi meminta masyarakat untuk tidak terpancing dengan rumor dan tetap mempercayakan proses hukum kepada pihak berwajib. Kasus ini diharapkan menjadi pengingat bagi semua orang akan pentingnya menjaga hubungan keluarga dan menanggulangi konflik sebelum berkembang menjadi tindakan yang fatal.
Sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban, pihak kepolisian akan meningkatkan patroli dan melakukan pendekatan kepada masyarakat agar kesadaran hukum dapat lebih ditingkatkan. Sementara itu, keluarga Diki yang ditinggalkan diharapkan mendapatkan dukungan moral dan psikologis untuk melewati masa sulit ini.
Kejadian tragis ini tidak hanya mengguncang keluarga korban tetapi juga masyarakat luas, menimbulkan pertanyaan besar tentang bagaimana tindakan kriminal bisa muncul dari dalam sebuah keluarga. Penyidik berjanji akan menyelidiki lebih dalam untuk memastikan keadilan bagi Diki Jaya.
(N/014)