JAKARTA – Polisi menyelidiki temuan ratusan senjata yang ditemukan di salah satu ruangan yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Selain senjata, pihak sekolah juga menemukan sejumlah barang lain, termasuk dugaan narkotika dan keping video porno.
Barang-barang tersebut ditemukan di ruangan mantan ketua yayasan sekolah saat proses pemeriksaan dan pengosongan ruangan.
Baca Juga: Usai Perkara KDRT Dihentikan Lewat Restorative Justice, Roberto Kini Jadi Tersangka Dugaan Pelanggaran UU ITE Pihak sekolah kemudian menyerahkan temuan itu kepada penyidik Polres Metro Jakarta Selatan untuk ditindaklanjuti.
Kuasa hukum pihak sekolah, Hermawanto, mengatakan terdapat sejumlah barang yang ditemukan, termasuk dua linting ganja, dugaan sabu, alat yang diduga digunakan untuk konsumsi narkotika, serta puluhan keping CD video porno.
"Temuan narkoba dua linting narkotika jenis ganja, satu bungkus plastik diduga berisi sabu, satu buah bong botol plastik, satu buah cangklong kaca, dua buah korek api gas, dua buah bong kaca dan satu boks CD video porno sekitar 30 CD," kata kuasa hukum pihak sekolah, Hermawanto, kepada wartawan, Kamis (6/8/2026).
Menurut Hermawanto, barang-barang tersebut ditemukan pada Rabu malam, 5 Agustus 2026.
Sebelumnya, pihak sekolah juga menemukan sebanyak 995 pucuk senjata saat proses bongkar-muat barang pada 10–11 Juli 2026.
Senjata yang ditemukan terdiri dari berbagai jenis, mulai dari air gun hingga senjata api.
Seluruh barang tersebut telah diserahkan kepada penyidik Polres Metro Jakarta Selatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Hermawanto menjelaskan, mantan ketua yayasan tersebut telah diberhentikan dari jabatannya sejak April 2026.
Namun, yang bersangkutan diduga masih membawa kunci ruangan di sekolah yang kemudian diketahui menyimpan berbagai barang tersebut.