MEDAN – Dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan seorang mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sumatera Utara (USU) berinisial CHS menjadi perhatian publik setelah sejumlah pengakuan korban muncul di media sosial.
Kasus tersebut mencuat setelah sejumlah tangkapan layar percakapan yang diduga berisi tindakan pelecehan diunggah melalui akun Instagram @chardtogi_ dan @manusiagoblokusu.
Unggahan itu kemudian memicu munculnya pengakuan dari sejumlah orang yang mengaku pernah mengalami perlakuan serupa.
Baca Juga: Jangan Berlebihan! 5 Jenis Makanan Ini Diam-Diam Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuhmu Salah satu pihak yang mengungkap kasus ini, R, mengatakan awalnya mengetahui dugaan pelecehan setelah seorang temannya mengaku mendapatkan perlakuan tidak pantas dari CHS.
"Awalnya info dari teman dekat wanita saya yang masuk ke USU terus dia ngadu ke saya kalau kakak kelasnya ganggu dia. Saya tanya gangguannya seperti apa dan dia langsung kirim saya screenshot-annya antara pelaku sama teman saya ini," ujar R.
Menurut R, isi percakapan tersebut diduga berisi ajakan yang mengarah pada pelecehan seksual, termasuk ajakan bertemu secara pribadi, melakukan video call sex (VCS), hingga permintaan mengirimkan foto pribadi.
"Isi chatnya itu seperti melecehkan teman saya seperti 'ayo masuk ke mobilku, kita ciuman dan pelukan', terus ngajak-ngajak VCS," katanya.
Setelah informasi tersebut dibagikan ke media sosial, sejumlah korban lain mulai bermunculan dan menyampaikan pengalaman mereka.
R menyebut terdapat sekitar 66 korban yang telah teridentifikasi berdasarkan laporan yang masuk dan bukti yang dikumpulkan.
Jumlah tersebut terdiri dari sekitar 60 korban perempuan dan enam korban laki-laki.
"Korban yang tercatat sampai sekarang dengan bukti yang valid ada sekitar 60 perempuan dan enam laki-laki," ujarnya.
Ia mengatakan dugaan modus yang dilakukan pelaku memiliki pola serupa, yakni mengirim pesan pribadi dengan muatan tidak pantas, mengajak korban melakukan VCS, meminta foto pribadi, hingga mengajak bertemu di tempat tertentu.