BATU BARA – Rentetan dugaan kasus pencurian yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir di Kecamatan Talawi dan Kecamatan Tanjung Tiram semakin memicu keresahan masyarakat.
Aksi yang diduga berlangsung pada pagi hingga siang hari itu memunculkan pertanyaan serius mengenai efektivitas langkah pencegahan aparat kepolisian, khususnya fungsi intelijen dan pengamanan di wilayah hukum Polres Batu Bara.
Sedikitnya dua dugaan kasus pencurian dilaporkan terjadi dalam waktu berdekatan.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Minta Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo: Permohonan Cacat Formil dan Yuridis Sebuah laptop milik warga dilaporkan hilang di Gang Pesantren, Kelurahan Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi.
Tak lama berselang, dugaan pencurian kembali terjadi di Dusun I, Desa Kampung Lalang, Kecamatan Tanjung Tiram sekitar pukul 06.30 WIB.
Bagi masyarakat, peristiwa yang berulang dalam wilayah hukum yang sama bukan sekadar angka kriminalitas, melainkan alarm yang perlu mendapat perhatian serius.
Publik mulai mempertanyakan apakah sistem deteksi dini, pemetaan daerah rawan, penggalangan informasi, serta patroli preventif telah berjalan secara maksimal.
Dalam struktur kepolisian, fungsi intelijen memiliki peran penting sebagai "mata dan telinga" institusi untuk membaca potensi gangguan keamanan sebelum berkembang menjadi tindak pidana.
Karena itu, ketika aksi kriminal terus berulang, wajar apabila masyarakat mempertanyakan sejauh mana fungsi tersebut telah dioptimalkan dalam mendukung pencegahan kejahatan.
Masyarakat juga berharap Kapolres Batu Bara melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pola pengamanan di wilayah Talawi dan Tanjung Tiram, termasuk efektivitas patroli, koordinasi antarunit, serta langkah-langkah preventif yang selama ini diterapkan.
"Jangan sampai masyarakat terus hidup dalam rasa waswas. Kami ingin melihat tindakan nyata, bukan hanya penanganan setelah ada korban. Pencegahan harus menjadi prioritas," ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Berulangnya kasus pencurian menjadi ujian bagi Polres Batu Bara dalam menjaga kepercayaan publik.