BANDUNG – Kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap perempuan berinisial YTR (29) di Bandung, Jawa Barat, menyeret nama Taufik Hidayat yang kini menjadi sorotan publik. Fakta baru terungkap, pelaku ternyata pernah melakukan kekerasan terhadap ayah kandungnya sendiri.
Hal itu diungkapkan oleh ayah Taufik, Tata, saat berbincang dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam sebuah tayangan di kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel.
Dalam percakapan tersebut, Dedi sempat menanyakan apakah Taufik pernah melakukan kekerasan di lingkungan keluarga. Tata kemudian mengaku pernah dipukul oleh anaknya menggunakan kayu.
Baca Juga: Terungkap! Kisah Pilu Perempuan Bandung Diduga Disekap dan Dianiaya Selama Dua Tahun, Berawal dari Tinder "Pernah, dipukul kepala, ku kayu," kata Tata dikutip Sabtu (27/6/2026).
Tata menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat dirinya sedang bekerja di sawah. Saat itu, Taufik yang sedang tidak bekerja meminta makan, namun di rumah tidak tersedia lauk.
"Datang langsung mukul," ujarnya.
Menurut Tata, Taufik merupakan anak yang paling disayang dalam keluarga dan cenderung dimanjakan sejak kecil.
Sikap Taufik juga diperkuat oleh keterangan mantan istrinya. Ia menyebut rumah tangganya dengan Taufik hanya bertahan sekitar dua minggu setelah menikah pada 2015, bahkan ditinggalkan saat sedang hamil.
Ia juga mengungkapkan, Taufik kerap meminta kembali mas kawin saat terjadi pertengkaran.
"Kalau marah, sini mas kawin. Sering gitu," ujarnya.
Selain itu, Taufik disebut memiliki sifat pencemburu dan mudah marah jika keinginannya tidak dituruti.
Sementara itu, Kepala Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Kusnaedi, menyebut sifat temperamental Taufik sudah terlihat sejak kecil. Ia juga mengatakan Taufik kerap dibela orang tuanya setiap kali terlibat masalah.