GERBRAK dan BITV Laporkan Kadis Pendidkan Batubara Ke KPK Dugaan Penyimpangan Proyek Sekolah

BITVonline.com - Selasa, 22 Oktober 2024 08:50 WIB

JAKARTA 22/10/2024 – Gerakan Rakyat Berantas Korupsi (GERBRAK) bersama tim media BITV secara resmi melaporkan dugaan penyimpangan dalam proyek pembangunan dan renovasi sekolah dasar (SD) serta sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Batubara ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Laporan tersebut fokus pada ketidaksesuaian spesifikasi teknis dalam pelaksanaan proyek yang menggunakan dana pemerintah.

Gerbrak dan media bitv laporkan kadis pendidikan batu bara ke (KPK)komisi pemberantas kroupsi kpk

Dalam investigasi yang dilakukan GERBRAK dan BITV, ditemukan adanya indikasi penggunaan bahan-bahan konstruksi yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan oleh konsultan proyek. Beberapa di antaranya adalah ukuran dan ketebalan baja, besi, serta merek seng yang diduga jauh di bawah standar. Temuan ini menimbulkan kekhawatiran bahwa kualitas bangunan akan menurun, bahkan bisa membahayakan keselamatan para siswa yang menggunakan fasilitas tersebut.

“Proyek ini tidak memenuhi standar yang telah ditetapkan. Baja dan besi yang digunakan terlihat jauh lebih tipis dari spesifikasi, dan ini berpotensi membahayakan keamanan gedung sekolah di masa mendatang,” ungkap salah satu perwakilan GERBRAK dalam pernyataannya.

Selain masalah spesifikasi teknis, GERBRAK dan BITV juga menyoroti dugaan penyalahgunaan dana proyek yang bernilai puluhan miliar rupiah. GERBRAK meminta KPK segera melakukan penyelidikan dan mengambil langkah hukum agar kasus ini bisa dituntaskan.

“Kami meminta KPK bertindak cepat karena dana yang digunakan berasal dari anggaran pemerintah, dan harus dikelola dengan transparan. Apalagi, ini menyangkut fasilitas pendidikan anak-anak kita, jadi integritas pelaksanaan proyek ini sangat penting,” ujar perwakilan dari BITV.

Kasus dugaan penyimpangan ini menarik perhatian publik, mengingat pembangunan dan renovasi sekolah di Batubara diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah tersebut. GERBRAK dan BITV berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kasus ini agar tercipta penegakan hukum yang adil dan transparan.

Seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan juga mengungkapkan keprihatinannya kepada wartawan BITV, mengatakan bahwa kualitas bahan konstruksi yang digunakan sangat memprihatinkan. “Bahan-bahannya tidak kokoh. Kami khawatir anak-anak dan cucu-cucu kami akan terancam keselamatannya di bawah bangunan sekolah ini,” katanya.

GERBRAK dan BITV berharap laporan mereka direspon dengan cepat oleh KPK agar kualitas pendidikan di Batubara tidak terkompromikan akibat pelaksanaan proyek yang diduga penuh penyimpangan.

(KRISNA)

 

Editor
:
Sumber
:

Berita Terkait

Hukum dan Kriminal

Daftar Sementara Tim Lolos ke Perempatfinal Piala Dunia 2026

Hukum dan Kriminal

Prabowo Sambut PM Singapura di Istana, Puluhan Kesepakatan Siap Diteken

Hukum dan Kriminal

Jaringan Vape Narkoba Malaysia Terbongkar di Medan, Kurir Tunggu Perintah di Hotel

Hukum dan Kriminal

Jaleswari Soroti Peran TNI yang Kian Meluas di Ranah Sipil, Ingatkan Fungsi Pertahanan Tak Boleh Bergeser

Hukum dan Kriminal

Inggris Lolos Dramatis ke Perempatfinal! Taklukkan Meksiko 3-2 Meski Bermain dengan 10 Pemain

Hukum dan Kriminal

Harga Pangan Awal Pekan Naik, Cabai Rawit Tembus Rp80 Ribu dan Bawang Merah Ikut Melonjak