ROKAN HILIR – Polisi menangkap seorang pria berinisial AGK, pecatan TNI AU, setelah aksinya menodong pengendara di tengah kemacetan viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di jalur lintas Riau–Sumatera Utara, tepatnya di Rantau Bais, Rokan Hilir.
Dari hasil pemeriksaan, senjata yang digunakan pelaku untuk menakut-nakuti korban ternyata bukan senjata api sungguhan, melainkan airsoft gun jenis Glock 22.
"Pistol Air Soft Gun Glock 22," kata Kasat Reskrim Polres Rokan Hilir AKP Kris Tofel, Selasa (9/6/2026).
Baca Juga: Bocah 4 Tahun di Rohil Tewas Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Polisi Selidiki Intensif Kris menjelaskan, aksi penodongan itu dipicu cekcok antara pelaku dan seorang pengendara berinisial M saat terjadi kemacetan di lokasi kejadian. Pelaku diduga emosi setelah mendengar ucapan yang dianggap tidak pantas.
"AGK tidak bisa menahan emosinya karena sopir M mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas diucapkan. Selanjutnya AGK kembali ke mobil dan mengeluarkan senjata air soft gun Glock 22 yang dia punya," jelasnya.
Senjata tersebut kemudian ditodongkan ke arah pengendara. Namun korban berhasil menghindari situasi tersebut dan tetap melanjutkan perjalanan.
Aksi itu sempat terekam kamera ponsel dan viral di media sosial, hingga akhirnya aparat kepolisian melakukan penelusuran dan mengamankan pelaku beserta barang bukti.
Saat ini AGK telah diamankan di Polres Rokan Hilir untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami motif serta kronologi lengkap kejadian tersebut.*
(ds/dh)