LABUHANBATU – Polisi berhasil mengamankan satu pelaku pembacokan terhadap seorang guru yang terjadi di Dusun Tanjung Makmur, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Sementara dua pelaku lainnya hingga kini masih dalam pengejaran petugas.
Kasatreskrim Polres Labuhanbatu AKP M Jihad Fajar Balman mengatakan, satu anggota komplotan yang diduga terlibat dalam aksi pencurian buah sawit sekaligus penganiayaan terhadap korban telah diamankan saat kejadian berlangsung.
"Satu orang sudah diamankan saat kejadian," ujar Jihad, Senin (1/6/2026).
Baca Juga: Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Wabup Labusel Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Menurutnya, polisi saat ini masih memburu dua pelaku lain yang melarikan diri usai peristiwa pembacokan tersebut. Pihak kepolisian mengimbau keduanya segera menyerahkan diri sebelum dilakukan tindakan tegas sesuai prosedur hukum.
"Masih dikejar dua lagi," katanya.
Peristiwa pembacokan itu menimpa Fadli Haqqi Romadhona Ritonga (36), seorang guru yang juga memiliki kebun kelapa sawit di Desa Tanjung Harapan. Kejadian bermula saat korban melakukan pengecekan kebun pada Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
Saat berada di area perkebunan, korban memergoki tiga pria yang membawa sejumlah buah sawit yang diduga berasal dari kebunnya. Ketiganya juga diketahui membawa senjata tajam dan alat panen sawit.
Korban kemudian menanyakan asal-usul buah sawit yang dibawa para pelaku. Namun pertanyaan tersebut justru memicu emosi para terduga pelaku.
Menurut keterangan korban, salah seorang pelaku yang diketahui berinisial BR alias Ucok sempat mengancam akan membunuh dirinya apabila terus mempertanyakan asal buah sawit tersebut.
Tak lama kemudian, pelaku diduga langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam. Korban berusaha menangkis serangan tersebut dengan tangan kiri hingga mengalami luka bacok serius. Selain itu, korban juga mengalami luka robek pada bagian sela jari kaki kiri.
Aksi penganiayaan itu akhirnya berhasil dihentikan setelah sejumlah warga bersama petugas penjaga alat berat yang berada di sekitar lokasi datang memberikan pertolongan.
Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Labuhanbatu. Polisi yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku.