JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, mendesak Polri untuk membongkar seluruh jaringan judi online (judol) nasional maupun internasional yang beroperasi di Indonesia.
Desakan itu disampaikan setelah Bareskrim Polri menggerebek kantor operasional judi online di kawasan Hayam Wuruk.
"Bongkar jaringan judi online yang lain. Semua jaringan judi online harus ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku," kata Abdullah dalam keterangannya, Senin, 11 Mei 2026.
Baca Juga: Ustaz SAM Kini Diburu Interpol! Polri Ajukan Red Notice usai Jadi Tersangka Pelecehan Santri Ia menilai praktik judol telah menimbulkan dampak sosial serius, mulai dari kerusakan ekonomi keluarga hingga ancaman terhadap generasi muda.
Menurut dia, negara tidak boleh kalah dalam menghadapi kejahatan digital yang semakin berkembang.
"Judi online telah merusak banyak keluarga, menimbulkan persoalan sosial, dan mengancam masa depan generasi muda," ujarnya.
Abdullah juga meminta kepolisian meningkatkan kemampuan personel, teknologi, dan strategi penindakan karena pelaku judol kini memanfaatkan sistem digital yang semakin canggih.
Ia mendorong kerja sama lintas lembaga untuk memperkuat pengawasan transaksi digital, pelacakan jaringan internasional, hingga penindakan terhadap pihak yang terlibat dalam operasional judi online.
Sebelumnya, Bareskrim Polri menangkap 320 warga negara asing dan satu warga negara Indonesia dalam penggerebekan kantor operasional judi online di Jakarta.
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Wira Satya Triputra, mengatakan para tersangka diduga terlibat dalam aktivitas perjudian daring lintas negara.
Sebagian besar warga negara asing yang diamankan berasal dari Vietnam sebanyak 228 orang, China sebanyak 57 orang, Myanmar sebanyak 13 orang, Laos sebanyak 11 orang, Thailand sebanyak lima orang, serta masing-masing tiga orang dari Malaysia dan Cambodia.
Polisi juga menemukan sedikitnya 75 domain situs yang diduga digunakan untuk aktivitas perjudian online dan tengah mendalami dugaan keterkaitan dengan sindikat internasional.*