JAKARTA — Video yang memperlihatkan Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronald Aristone Sinaga alias Bro Ron diduga menjadi korban pemukulan beredar luas di media sosial pada Selasa, 5 Mei 2026.
Dalam rekaman yang viral, Bro Ron terlihat berada di sebuah ruangan sebelum tiba-tiba dihampiri dan dipukul oleh sejumlah pria.
Baca Juga: KPK Catat Harta Bobby Nasution Rp57,8 Miliar, Kekayaan Wagub Surya Naik Jadi Rp5,5 Miliar Dalam video tersebut, Bro Ron tampak sedang memegang telepon genggam ketika seorang pria berbaju hitam mendekat dan melayangkan pukulan ke arah kepalanya.
Situasi kemudian memanas setelah sejumlah orang di lokasi berusaha melerai.
Tak lama berselang, seorang pria lain yang mengenakan pakaian berwarna krem juga terlihat mencoba mendekati Bro Ron.
Namun aksinya dihalangi oleh petugas keamanan berpakaian loreng yang berusaha mencegah keributan semakin meluas.
Akibat insiden tersebut, Bro Ron disebut telah menjalani visum dan melaporkan dugaan penganiayaan itu ke Polsek Menteng, Jakarta Pusat.
Peristiwa itu terjadi di sebuah kantor advokat di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin sore, 4 Mei 2026.
Kepada wartawan, Bro Ron menjelaskan dirinya datang ke lokasi untuk mendampingi sejumlah karyawan PT SKS yang ingin menagih janji penyelesaian perkara kepada sebuah kantor hukum bernama Michael Putra & Partners.
"Senin sore sekitar pukul 16.00 saya menemani karyawan PT SKS atas permintaan mereka untuk beraudiensi ke kantor firma hukum Michael Putra & Partners," kata Bro Ron, Selasa, 5 Mei 2026.
Menurut dia, pemilik kantor hukum tersebut merupakan mantan rekan bisnisnya saat masih berada di Sabat Law Firm.