JAKARTA – Kepolisian masih mendalami pihak yang diduga menjadi aktor intelektual di balik rencana aksi anarkis dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Jakarta.
Sebelumnya, aparat kepolisian mengamankan 101 orang yang diduga akan terlibat dalam aksi tersebut. Saat ini, penyelidikan difokuskan pada pihak yang diduga sebagai dalang serta pendana kegiatan.
"Masih dalam pendalaman ya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, Sabtu (2/5/2026).
Baca Juga: Bocah 4 Tahun di Rohil Tewas Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Polisi Selidiki Intensif Polisi juga menelusuri dugaan adanya aliran dana yang digunakan untuk menggerakkan massa di lapangan. Dari hasil penindakan, ditemukan sejumlah uang yang diduga akan dibagikan kepada peserta aksi oleh koordinator lapangan.
Meski demikian, seluruh 101 orang yang sempat diamankan telah dipulangkan ke keluarga masing-masing setelah menjalani pemeriksaan intensif.
"Semalam 101 orang tersebut sudah pulang ke rumah masing-masing dengan dijemput keluarga dan pendampingan dari LBH Jakarta," ujarnya.
Polda Metro Jaya menegaskan proses penyelidikan masih terus berjalan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab dalam dugaan rencana aksi anarkis tersebut.*
(oz/dh)