MURATARA — Operasi tangkap tangan (OTT) mengguncang lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan.
Seorang pejabat di lingkungan pemerintah daerah itu diamankan tim Pidana Korupsi (Pidkor) Satreskrim Polres Muratara pada Senin, 27 April 2026.
Penangkapan tersebut diduga berkaitan dengan praktik pemerasan di lingkungan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Muratara.
Baca Juga: MHT Awards 2026 Terima 648 Karya, PWI Jaya Nilai Antusiasme Jurnalis Tinggi Polisi kini masih mendalami dugaan tersebut.
Kapolres Muratara AKBP Rendy Surya Aditama membenarkan adanya OTT tersebut, namun belum mengungkap identitas pejabat yang diamankan.
"Benar, memang ada OTT," kata Rendy, Selasa, 28 April 2026.
Ia menjelaskan, operasi ini berawal dari laporan yang diterima Satuan Reskrim Polres Muratara terkait dugaan pemerasan di lingkungan BKPSDM.
Dari lokasi, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan praktik tersebut.
"Info awal ada pemerasan di BKPSDM dan ada beberapa bukti yang diamankan. Masih kita dalami," ujarnya.
Meski sudah diamankan, pejabat tersebut belum ditetapkan sebagai tersangka. Polisi masih melakukan gelar perkara untuk menentukan status hukum yang bersangkutan.
"Yang diamankan satu orang. Statusnya masih belum tersangka, masih akan digelarkan," kata Rendy.
Hingga kini, penyidik masih melakukan pengembangan untuk memastikan apakah terdapat pihak lain yang terlibat dalam dugaan praktik pemerasan tersebut.