MEDAN - Polisi terus mendalami dugaan tabrak lari yang menewaskan mantan Wakapolda Metro Jaya, Raziman Tarigan. Dalam penyelidikan, petugas menemukan rekaman CCTV yang memperlihatkan adanya dua sepeda motor di belakang korban sebelum kejadian.
Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP Sri Lestari Widodo, mengatakan dari salah satu rekaman terlihat dua kendaraan roda dua melaju searah dengan korban.
"Di belakang beliau, ada dua unit kendaraan roda dua searah dengan beliau," ujar Sri Lestari, Kamis (23/4/2026).
Baca Juga: Mantan Wakapolda Metro Jaya Brigjen (Purn) Raziman Tarigan Tewas dalam Kecelakaan di Medan Ia menjelaskan, pihak kepolisian masih melakukan analisis terhadap rekaman tersebut guna memastikan apakah insiden yang terjadi merupakan kecelakaan tunggal atau melibatkan kendaraan lain.
"Masih kami dalami apakah laka tunggal atau laka kontra," katanya.
Selain itu, polisi juga terus menelusuri rekaman CCTV lainnya di sekitar lokasi kejadian untuk memperkuat kronologi peristiwa.
"Ada beberapa rekaman yang sudah kami temukan dan sedang kami analisis. Kami juga masih mencari rekaman CCTV lainnya ke arah lokasi," jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, korban diketahui mengalami benturan di bagian kepala. Namun, tidak ditemukan luka lain di tubuh korban.
"Korban mengalami benturan di kepala. Selain itu tidak ada luka. Beliau berusia 75 tahun," tambahnya.
Sebelumnya, Raziman Tarigan dilaporkan meninggal dunia usai diduga menjadi korban tabrak lari di Jalan Melati Raya, kawasan Sempakata, Medan Selayang, pada Sabtu (18/4/2026).
Seorang saksi mata di lokasi kejadian mengaku sempat mendengar suara dentuman keras sebelum menemukan korban tergeletak di pinggir jalan.*
(mi/dh)