JAKARTA - Partai Golkar menyampaikan duka mendalam atas tewasnya Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei yang menjadi korban penikaman di Bandara Karel Sadsuitubun Ibra, Maluku Tenggara.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengaku terkejut sekaligus menyayangkan peristiwa tersebut. Ia menilai kejadian itu sangat mengenaskan dan tidak seharusnya terjadi.
"Kami merasa terkejut dan menyayangkan peristiwa itu, sangat mengenaskan. Seharusnya semua persoalan bisa diselesaikan dengan dialog dan kepala dingin," kata Doli kepada wartawan, Senin (20/4/2026).
Baca Juga: Terungkap! Dendam Jadi Motif di Balik Penusukan Ketua Golkar Maluku Tenggara Nus Kei, Satu Pelaku Atlet MMA Doli berharap kasus tersebut tidak berkaitan dengan kepentingan politik. Ia meminta seluruh pihak menyerahkan penanganan kasus kepada aparat penegak hukum.
"Saya berharap ini tidak ada kaitannya dengan urusan politik. Sebaiknya kita serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk menindaklanjutinya," ujarnya.
Ia juga mengimbau seluruh kader Golkar, khususnya di Maluku Tenggara, agar tetap menahan diri dan tidak terpancing emosi.
"Saya berharap jajaran Golkar dapat mengendalikan diri dan ikut mendinginkan situasi sambil mengawal proses hukum berjalan dengan baik," lanjutnya.
Diketahui, aparat kepolisian telah menangkap dua pelaku penikaman berinisial HR (28) dan FU (36). Keduanya kini dipindahkan ke Mapolda Maluku di Ambon untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dengan alasan keamanan.
Kabid Humas Polda Maluku, Rositah Umasugi, mengatakan pemindahan dilakukan guna memastikan proses penyidikan berjalan lancar.
"Kedua pelaku telah dipindahkan ke Ambon untuk diperiksa lebih lanjut," ujarnya.
Polisi saat ini masih mendalami motif di balik aksi penikaman tersebut.*
(d/dh)