TULUNGAGUNG- Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo tengah menjadi sorotan publik. Bukan karena prestasi, melainkan karena terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (10/4/2026).
Padahal, Gatut Sunu baru menduduki kursi orang nomor satu di Tulungagung selama sekitar satu tahun. Penangkapan ini mengejutkan banyak pihak mengingat ia terpilih dengan suara mayoritas pada Pilkada 2024 lalu.
Berikut profil dan rekam jejak Gatut Sunu Wibowo yang dirangkum:
Baca Juga: Sampah RI Tembus 141 Ribu Ton per Hari, Pemerintah Siapkan WtE di 72 Daerah untuk Tekan Krisis Dilantik Presiden Prabowo pada 2025
Gatut Sunu Wibowo menjabat sebagai Bupati Tulungagung periode 2025–2030. Ia resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada 20 Februari 2025.
Dalam kontestasi Pilkada 2024, Gatut menggandeng politikus Partai Gerindra, Ahmad Baharudin. Pasangan ini menang telak dengan perolehan 297.882 suara atau sekitar 50,72% suara sah.
Mantan Wakil Bupati dan Pengusaha
Dunia pemerintahan sebenarnya bukan hal baru bagi pria kelahiran 17 Desember 1967 ini. Sebelum jadi bupati, Gatut adalah Wakil Bupati Tulungagung sisa masa jabatan 2018–2023.
Kala itu, ia dilantik pada 2 November 2021 untuk mendampingi Bupati Maryoto Birowo. Sebelum terjun ke politik, Gatut dikenal luas sebagai pengusaha sukses di Jawa Timur dengan jaringan bisnis yang cukup kuat.
Terjaring OTT KPK
Karier politik Gatut kini terancam kandas. KPK mengamankan Gatut bersama 15 orang lainnya dalam operasi senyap di Jawa Timur. "Tim mengamankan 16 orang, salah satunya Bupati Tulungagung," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Jumat (10/4).
Dalam operasi tersebut, tim penindakan KPK menyita sejumlah barang bukti, di antaranya: