MEDAN – Seorang koordinator juru parkir (jukir) di Pasar Sukaramai, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang yang diduga preman pasar.
Peristiwa tersebut terekam dalam video yang viral di media sosial dan menampilkan korban yang mengalami luka serius, termasuk robeknya bagian bibir.
Korban, yang diketahui bernama Dandy Aulia Pratama, sedang melaksanakan tugas rutinnya sebagai koordinator jukir ketika ia didatangi oleh sekelompok pria yang memaksa agar ia berhenti mengutip uang parkir di lokasi tersebut.
Baca Juga: Tiga Rumah di Jalan Bromo Medan Area Terbakar, Satu Bangunan Lain Terdampak Padahal, ia bertugas sesuai dengan perintah dari Pengelola Usaha Daerah (PUD) Pasar. Ketegangan antara korban dan kelompok tersebut berujung pada pengeroyokan yang membuat Dandy babak belur.
Rekaman video yang beredar menunjukkan sekelompok orang tersebut memukul dan menganiaya korban. Akibatnya, Dandy mengalami luka berat, dengan bibir robek yang memerlukan operasi dan perawatan intensif di rumah sakit.
"Korban sempat melarikan diri ke pos polisi di simpang Pasar Sukaramai untuk melaporkan kejadian tersebut," ujar Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Fajri, pada Selasa (31/3/2026).
Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Senin (30/3/2026) dan saat ini sedang diproses oleh pihak kepolisian.
Polisi mengungkapkan bahwa sejumlah saksi sedang dimintai keterangan, dan bukti tambahan, termasuk hasil visum, akan segera diserahkan.
Fajri menambahkan, "Kami masih menunggu bukti dan saksi tambahan. Proses hukum akan terus berjalan."
Konteks Kasus dan Penanganan Hukum
Peristiwa ini mempertegas tantangan dalam pengelolaan parkir di pasar-pasar tradisional, di mana kontrol dan pengawasan terhadap juru parkir sering kali dipengaruhi oleh kekuatan premanisme.
Pihak kepolisian memastikan bahwa kasus ini akan ditindaklanjuti secara serius dan berharap pelaku penganiayaan segera ditangkap.*