BINJAI – Upaya besar dalam pemberantasan narkoba yang dilakukan oleh Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) kembali mendapatkan apresiasi.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah capaian dari Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Andy Arisandi, yang selama setengah tahun masa jabatannya berhasil mengungkap berbagai kasus narkoba di wilayah hukum Sumut.
Tak hanya masyarakat biasa, langkah nyata Kombes Pol Andy dalam menanggulangi masalah narkoba mendapat sorotan positif dari berbagai kalangan, termasuk dari aktivis hukum Kota Binjai, Dhani Aulya Lubis.
Baca Juga: Sumut Dorong Penguatan IKM, Kawasan Industri dan Hilirisasi Komoditas Unggulan Jadi Kunci Peningkatan Ekonomi Daerah Dalam konferensi pers yang digelar pada Senin (30/3), Dhani mengungkapkan rasa bangganya atas kinerja Dirnarkoba Poldasu yang dinilai semakin efektif dalam memerangi peredaran narkoba.
Menurut Dhani, selama kepemimpinan Kombes Pol Andy Arisandi, Polda Sumut telah berhasil mengamankan sejumlah bandar narkoba besar beserta barang bukti yang cukup signifikan.
Keberhasilan ini, menurut Dhani, harus terus diperkuat dengan fokus pada pemberantasan jaringan narkoba yang lebih luas.
"Kami sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Kombes Pol Andy Arisandi. Beliau berhasil menanggulangi peredaran narkoba di wilayah Sumut dengan cukup maksimal. Kami berharap, ke depan, pengungkapan kasus-kasus narkoba akan terus berlanjut dengan lebih intensif," ujar Dhani.
Selain itu, Dhani juga menambahkan bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya soal menangkap bandar, tetapi juga terkait dengan pengurangan jumlah pemakai narkoba di Sumut.
"Dengan semakin banyaknya bandar yang diamankan, kami yakin angka kriminalitas akan menurun. Karena, salah satu pemicu tindakan kriminal adalah penggunaan narkoba," tegasnya.
Meskipun sudah ada progres positif, Dhani mengingatkan pentingnya patroli rutin dari pihak kepolisian, terutama di daerah-daerah pelosok.
Menurutnya, narkoba kini telah merambah ke berbagai pelosok desa, yang mengancam keselamatan masyarakat serta ketertiban sosial.
"Narkoba sudah mulai merambah ke desa-desa. Ini sangat membahayakan generasi muda dan dapat merusak tatanan sosial masyarakat kita. Oleh karena itu, kami mendorong Dirnarkoba Polda Sumut untuk terus meningkatkan patroli, terutama di daerah-daerah yang lebih terpencil," kata Dhani.