JAKARTA – Pakar telematika Roy Suryo menyatakan Dokter Tifa tetap konsisten dengan sikap awalnya di tengah polemik dugaan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Pernyataan itu disampaikan Roy dalam podcast yang tayang pada Jumat malam, 27 Maret 2026. Ia mengatakan dr Tifa sempat tidak muncul di ruang publik sehingga memicu spekulasi.
"Alhamdulillah dr Tifa sudah muncul kembali. Memang sempat dikhawatirkan karena diam, tapi tetap bersama kuasa hukum dan tidak berubah dari pernyataan awal," kata Roy.
Baca Juga: Istri Richard Lee Diperiksa Penyidik Polda Metro Jaya untuk Lengkapi Berkas Kasus Ia menegaskan kemunculan kembali dr Tifa sekaligus membantah isu yang menyebut adanya perubahan sikap.
Roy menduga terdapat upaya sistematis untuk memecah pihak-pihak yang terlibat dalam polemik tersebut.
Ia menyebut hanya tersisa sejumlah kecil pihak yang masih aktif menyuarakan isu tersebut.
Menurut dia, salah satu bentuk upaya tersebut adalah beredarnya pesan WhatsApp yang mengatasnamakan dr Tifa.
"Penulisan nama saja salah, lokasi tidak sesuai. Nomor itu juga baru dibuat untuk tujuan tertentu," ujarnya.
Roy menilai pesan tersebut sengaja dirancang untuk membangun narasi seolah dr Tifa mulai goyah.
Roy juga mengkritik pola penyebaran informasi yang dinilai tidak melalui proses verifikasi. Ia menilai narasi tertentu diperkuat secara serempak di berbagai platform digital.
Ia bahkan menyinggung munculnya isu lain, termasuk klaim dana Rp50 miliar yang disebut terkait polemik tersebut.
Menurut Roy, narasi itu tidak memiliki dasar bukti yang jelas dan justru menyeret nama sejumlah tokoh nasional, seperti Puan Maharani, Agus Harimurti Yudhoyono, Luhut Binsar Pandjaitan, Jusuf Kalla, dan Mahfud MD.