JAKARTA – Kepolisian masih mendalami kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus di Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) malam. Polisi membuka kemungkinan membuat sketsa wajah pelaku.
"Kami belum mengeluarkan sketsa wajah pelaku. Tidak menutup kemungkinan membuat sketsa wajah pelaku," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Roby Saputra, Rabu (18/3/2026).
Roby berharap pelaku segera tertangkap.
Baca Juga: Mahasiswi Dijanjikan Rp 20 Juta untuk Mengirim 5 Kg Sabu ke Jakarta Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto menegaskan bahwa foto wajah pelaku yang viral di media sosial merupakan hasil artificial intelligence (AI) dan bersifat menyesatkan.
"Kita yakini itu hasil AI, mungkin sengaja dibuat untuk menyesatkan proses penyelidikan," ujarnya.
Budi meminta masyarakat bijak bermedsos agar penyelidikan fokus dan tidak terganggu.
"Kami memohon masyarakat memberi ruang kepada penyidik agar penanganan penyelidikan paripurna, dan kita dapat mengejar pelaku yang menyiram cairan berbahaya kepada aktivis," tambahnya.
Peristiwa penyiraman terjadi saat Andrie Yunus dalam perjalanan pulang dari acara podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan identitas dan motif pelaku.*
(d/dh)