33 Oknum TNI Terlibat Penyerangan di Deli Serdang, 1 Warga Tewas

BITVonline.com - Minggu, 10 November 2024 14:00 WIB

Warning: getimagesize(https://bitvonline.com/cdn/uploads/images/2024/11/Kapendam-I-Bukit-Barisan-Kolonel-Dody-Yudha.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 172

MEDAN, Deli Serdang– Sebanyak 33 prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) diduga terlibat dalam penyerangan yang terjadi di Desa Cinta Adil, Kecamatan Batang Kuis, Deli Serdang, Sumatera Utara. Penyerangan yang berlangsung pada Sabtu (9/11/2024) malam itu menyebabkan satu orang warga sipil tewas dan delapan lainnya mengalami luka-luka.

Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Dody Yudha dalam konferensi pers yang digelar di Medan, Minggu (10/11/2024), mengungkapkan bahwa pihaknya masih menyelidiki motif perkelahian antara oknum TNI dan warga setempat. Dody menyebutkan bahwa seluruh anggota yang terlibat dalam peristiwa tersebut sudah diperiksa lebih lanjut di Pomdam I Bukit Barisan.

“Oknum pelaku yang sudah terkonfirmasi terlibat dalam peristiwa ini, sudah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Pomdam,” ujar Kolonel Dody Yudha.

Menurut keterangan yang diperoleh, para prajurit TNI tersebut diduga terlibat dalam bentrokan yang berujung pada kekerasan terhadap warga desa. Penyerangan tersebut tidak hanya mengakibatkan korban jiwa, tetapi juga membuat delapan orang warga sipil terluka parah. Mereka kini sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Sembiring dan Rumah Sakit Putri Hijau, Medan.

“Delapan orang korban sudah dipindahkan ke Rumah Sakit Putri Hijau untuk mendapatkan perawatan medis yang lebih intensif,” jelas Dody.

Pihak Kodam I/BB juga telah melakukan mediasi antara pihak korban dan keluarga yang terdampak. Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Agus Subiyanto, sudah bertemu dengan keluarga korban, baik yang meninggal dunia maupun yang masih dirawat di rumah sakit.

“Mediasi telah dilakukan oleh Pangdam kepada pihak korban dan keluarga masyarakat di Makoyon Armed 2/KS,” tambah Dody.

Pihak TNI juga menyatakan komitmennya untuk terus mengusut tuntas insiden ini, dengan memprioritaskan keadilan bagi warga yang menjadi korban kekerasan.

Sementara itu, masyarakat setempat masih merasa cemas dan menunggu kejelasan dari pihak berwenang mengenai motif penyerangan dan langkah hukum yang akan diambil terhadap oknum-oknum yang terlibat.

Kodam I/BB berjanji untuk terus melakukan penyelidikan dan mengambil langkah-langkah hukum yang tegas terhadap oknum prajurit yang terbukti bersalah. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa penegakan hukum dilakukan dengan adil dan transparan.

“Ini bukan hanya soal proses mediasi, tetapi kami juga berkomitmen untuk menyelesaikan masalah ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Kolonel Dody Yudha.

Pangdam I/Bukit Barisan juga memberikan perhatian khusus terhadap keluarga korban, dengan mengunjungi mereka secara langsung. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa keluarga korban mendapat dukungan yang memadai dan merasa didampingi dalam menghadapi tragedi ini.

“Saya sudah menemui keluarga korban, baik yang meninggal dunia maupun yang masih dirawat di rumah sakit,” ungkap Dody.

Masyarakat Deli Serdang mengaku terkejut dengan kejadian ini, dan banyak yang meminta agar kasus tersebut segera diselesaikan dengan transparansi. Warga berharap agar aparat keamanan yang terlibat dapat diberikan hukuman yang sesuai dengan perbuatannya, dan tidak ada impunitas terhadap kekerasan yang melibatkan oknum TNI.(JOHANSIRAIT)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Hukum dan Kriminal

Pengungsi Bencana Tandihat di Huntara: Nyaman Tapi Rindu Rumah Sendiri

Hukum dan Kriminal

Kemnaker Fokus Penguatan Sistem Hubungan Industrial Tahun 2026 untuk Lindungi Pekerja

Hukum dan Kriminal

Kementerian Sosial Salurkan Bantuan Jaminan Hidup untuk Korban Banjir dan Longsor di Padangsidimpuan

Hukum dan Kriminal

Hukuman Mati ABK Sea Dragon Medan Jadi Sorotan, Menteri Natalius Pigai: Bertentangan dengan Hak Asasi Manusia

Hukum dan Kriminal

Tangis Ibunda ABK Sea Dragon Medan yang Dituntut Hukuman Mati: Saya Tidak Rela, Tidak Ikhkas!

Hukum dan Kriminal

BRI Salurkan Dana Tunggu Hunian Rp1,8 Juta untuk 418 Warga Desa Hutagodang Terdampak Bencana