PEKANBARU – Kasus pelecehan seksual menimpa seorang siswi SMA di Pekanbaru, Riau, oleh gurunya, AS, yang bahkan sempat merekam tindakan tersebut.
Insiden ini terjadi saat kegiatan istirahat atlet sekolah di Bengkalis beberapa waktu lalu, di dalam mobil, seperti dilaporkan ke Wakil Ketua Umum DPP Cipta Germas PPA Riau, Rika Parlina, Kamis (5/3/2026).
Dalam laporan, korban yang sedang tertidur di kursi depan mobil menjadi sasaran pelecehan guru tersebut.
Baca Juga: Kasus Gajah Mati di Pelalawan: Polda Riau Amankan 15 Tersangka, Gading Dijual Rp 125 Juta "Korban dan abangnya langsung datang ke kantor minta pendampingan. Mereka sudah ke PPA dan kepolisian, tapi tak ada tanggapan," kata Rika.
Video rekaman pelecehan menunjukkan guru tersebut mengelus pipi korban dan melakukan tindakan tidak senonoh lainnya.
Saat mendatangi sekolah untuk klarifikasi, Rika mengaku kecewa dengan respons kepala sekolah yang menilai kasus tersebut sebagai "khilaf" guru.
"Anak ini memang saat tidur seperti 'tidur mati', tapi kepala sekolah bilang kalau diviralkan pun paling hanya satu bulan, habis itu selesai. Itu membuat kami sangat kesal," ujar Rika.
Rika menegaskan bahwa tindakan guru tersebut bukan sekadar khilaf, mengingat pelaku merekam korban dan beberapa murid lain sempat dikirimi pesan pada malam hari. Saat ini, korban mengalami trauma dan masih bersekolah di SMA tersebut.
Kasus ini telah dilaporkan ke Polda Riau, dan Rika berjanji akan mengawal proses hukum agar pelaku diproses sesuai ketentuan.
"Kondisi korban saat ini trauma, sempat diisukan hamil, dan ada hubungan dengan guru, padahal ini tidak benar. Saya akan kawal sampai proses hukum selesai," tegasnya.*
(ds/dh)