JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh pegawai BGN menegakkan integritas dan menghindari praktik korupsi dalam setiap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pesan tersebut disampaikan Dadan saat sosialisasi regulasi kepegawaian BGN, Jumat (27/2/2026).
Menurutnya, dua prinsip ini bukan sekadar pesan personal, tetapi menjadi nilai dasar yang harus diinternalisasi seluruh jajaran, mulai dari pusat hingga daerah.
Baca Juga: Divonis 15 Tahun, Hakim Perintahkan Rampas Aset Anak Riza Chalid Senilai Triliunan Rupiah "Sebelum saya bergabung dengan Pak Presiden Subianto, saya hanya diberi pesan dua dan saya kira ini relevan untuk Anda semua: satu, merah putih di dada, dan tidak boleh korupsi," ujar Dadan.
Dadan menegaskan, kewenangan yang dimiliki pegawai BGN di daerah jangan disalahgunakan untuk kepentingan pribadi atau keuntungan sesaat.
"Jangan gunakan kewenangan itu untuk mengambil keuntungan sesaat, kita harus berpikir jangka panjang," tuturnya.
Selain itu, ia meminta jajaran pimpinan, termasuk Kepala Biro SDMO dan Sekretaris Utama BGN, untuk mengambil tindakan tegas jika terdapat indikasi penyimpangan sekecil apa pun.
Menurut Dadan, masih banyak masyarakat yang ingin bekerja di BGN, sehingga pegawai yang melanggar aturan sebaiknya diberi sanksi.
"Jangan ragu-ragu kalau ada yang tercium bermain kecil saja, saya kira buang saja karena masih banyak orang yang mau," tegasnya.
Langkah ini menegaskan komitmen BGN untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis berjalan transparan, profesional, dan sesuai prinsip akuntabilitas publik.*
(km/ad)