Situs NTMC Polri Diduga Diretas, Menampilkan Laman Judi Online

BITVonline.com - Rabu, 13 November 2024 07:38 WIB

JAKARTA – Situs National Traffic Management Center (NTMC) milik Korlantas Polri, yang biasanya digunakan untuk memantau kondisi lalu lintas di seluruh Indonesia, diduga menjadi korban peretasan pada Rabu (13/11/2024). Pengguna yang mengakses situs ntmcpolri.info pada pukul 11.04 WIB mendapati tampilan laman judi online yang tidak semestinya.

Laman yang muncul pada waktu tersebut adalah situs judi online M88, yang menyebabkan situs NTMC Polri tidak dapat diakses dengan normal. Dalam rekaman layar yang beredar, tampak jelas bahwa situs resmi Korlantas Polri telah disusupi oleh konten yang tidak relevan dan melanggar hukum.

Namun, sekitar pukul 13.00 WIB, tampilan tersebut sudah tidak lagi dapat diakses, dan situs NTMC Polri tidak bisa diakses sama sekali. Sampai saat ini, laman resmi Korlantas Polri masih dalam kondisi tidak aktif.

Terkait insiden tersebut, Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho menyatakan bahwa pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku peretasan tersebut. Sandi Nugroho mengungkapkan bahwa Polri telah berkoordinasi dengan Korlantas Polri serta Bareskrim Polri untuk memastikan penyebab pasti dan dampak dari peretasan ini.

“Secara resmi kami sedang berkoordinasi dengan Korlantas maupun Bareskrim untuk memastikan hal tersebut. Kami akan terus melakukan penyelidikan,” ujar Irjen Sandi Nugroho saat ditemui wartawan di Jakarta pada Rabu (13/11/2024).

Ia juga menambahkan bahwa Polri akan segera memberikan informasi lebih lanjut terkait perkembangan penyelidikan yang sedang berlangsung. “Nanti setelah ada berita terkini, akan kami sampaikan,” ujarnya.

Situs NTMC Polri memiliki fungsi penting untuk memantau kondisi lalu lintas di berbagai titik di seluruh Indonesia. Situs ini biasanya menyediakan informasi tentang kemacetan, kecelakaan, serta laporan terkini mengenai situasi di jalan raya, sehingga membantu masyarakat untuk merencanakan perjalanan mereka dengan lebih baik.

Kehilangan akses ke situs tersebut akibat peretasan ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran bagi banyak pengguna yang mengandalkan informasi dari NTMC Polri, terutama dalam situasi-situasi mendesak seperti kecelakaan atau kemacetan panjang.

Pihak kepolisian berjanji akan menangani kasus peretasan ini dengan serius dan melakukan langkah-langkah hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, Polri juga akan memastikan bahwa sistem keamanan dan infrastruktur digital yang ada di instansi pemerintah lebih diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Saat ini, masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati dan tidak mengakses situs-situs yang tidak resmi atau mencurigakan, mengingat potensi serangan siber yang semakin marak belakangan ini.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Hukum dan Kriminal

Mahfud MD Sebut Penyelidikan Kasus Amsal Sitepu Ceroboh, Diduga Ada Praktik Setoran Kasus di Kejaksaan

Hukum dan Kriminal

Samuel F. Silaen Soroti Lemahnya Pengawasan Pemerintah Terkait Keracunan MBG: Ini Bukan Kejadian Sepele!

Hukum dan Kriminal

Mentan Amran Minta Harga Pestisida Tak Naik Berlebihan: Untung Boleh, Tapi Jangan Banyak-Banyak

Hukum dan Kriminal

Kuota Cepat Habis? Ini Trik Mengelola Internet di HP Agar Tidak Boros

Hukum dan Kriminal

SBY Ungkap Sejarah Pengiriman Pasukan TNI ke Lebanon, Berawal dari Inisiatifnya Saat Menjabat Presiden

Hukum dan Kriminal

KRI Bima Suci Bersandar di Belawan, Wali Kota Medan Sambut Peserta ASEAN Plus Cadet Sail 2026