MEDAN — Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, H. Salman Alfarisi, Lc., MA menyoroti kasus tawuran yang berulang di kawasan Belawan, Kota Medan, yang kerap menimbulkan korban jiwa.
Menurut Salman, peristiwa ini menjadi alarm serius terkait kondisi keamanan di wilayah tersebut.
"Warga menyampaikan kegelisahan yang sangat mendalam kepada kami. Tawuran di Belawan yang sampai menelan korban jiwa bukan sekadar peristiwa biasa, tetapi alarm keras bahwa situasi keamanan kita sedang tidak baik-baik saja," ujar Salman, Rabu (11/2/2026).
Baca Juga: Belum Genap Seminggu Huntara Simarpinggan Diresmikan, Warga Keluhkan Genangan Air di Kolong Rumah dan Ancaman Kesehatan Politisi senior PKS ini menekankan bahwa meningkatnya angka kriminalitas, termasuk tawuran, pencurian kendaraan bermotor, pencurian besi, dan kejahatan jalanan lainnya, semakin meresahkan masyarakat.
"Ini bukan hanya soal kerugian materi, tapi juga soal rasa aman yang semakin terkikis," kata Salman.
Salman meminta pemerintah daerah dan aparat keamanan untuk hadir secara nyata di tengah masyarakat, terutama menjelang dan selama bulan Ramadhan.
Ia mendorong peningkatan patroli, penegakan hukum yang tegas, serta langkah-langkah preventif berbasis wilayah rawan.
"Ramadhan seharusnya menjadi bulan yang aman, damai, dan menenteramkan, bukan bulan yang dibayangi rasa takut. Kami berharap Gubernur Sumut dan Kapolda Sumut benar-benar menjamin kenyamanan daerah," tegasnya.
Wakil Ketua DPRD Sumut ini menilai, tanpa penanganan serius terhadap tawuran dan tindak kriminal lainnya, rasa aman masyarakat akan terus tergerus, dan potensi kerugian, baik materi maupun psikologis, akan semakin besar.*
(vv/ad)