JAKARTA - Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer atau yang akrab disapa Noel, kembali memberikan bocoran terkait dugaan keterlibatan partai politik dalam kasus pemerasan pengurusan sertifikat K3 di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).
Namun, Noel belum bersedia menyebut nama partai secara gamblang.
Dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (9/2/2026), Noel menyebut bahwa partai yang dimaksud memiliki huruf "K" dan terdiri dari tiga huruf.
Baca Juga: Bupati Humbahas Hadiri HUT ke-18 Gerindra, Ajak ASN dan Masyarakat Kompak Jaga Lingkungan Lewat Bakti Sosial dan Gotong Royong "Partai saya kerucutkan ya, kemarin kan (ada huruf) K. Sekarang, (terdiri dari) tiga huruf. Untuk sementara itu dulu," ujar Noel.
Saat ditanya warna atau identitas lain partai tersebut, Noel menolak memberi keterangan lebih lanjut.
"Sudahlah," katanya singkat.
Ia menegaskan bahwa informasi lengkap akan terungkap melalui fakta persidangan, termasuk keterangan jaksa dan saksi-saksi.
Sebelumnya, Noel pernah memberi bocoran mengenai partai yang terseret dalam pusaran kasus pemerasan sertifikat K3.
Saat itu ia hanya menyebut terdapat huruf "K" dalam konsonan nama partai, tanpa merinci posisi huruf tersebut di awal, tengah, atau akhir.
"Sebetulnya lidah gue udah mau ngomongin hari ini nih, mau gue kerucutin nih, K ini nih. Tapi jangan dulu komentar soal itu, katanya biar para elite ini tenang dulu. Perintahnya begitu," ucapnya kepada awak media.
Terkait larangan untuk berbicara, Noel menolak menyebut pihak yang melarang, namun memastikan dirinya menghormati sosok tersebut dan mengikuti arahan.
Ia menegaskan, seluruh fakta akan disampaikan di persidangan dan menjadi bagian dari bukti yang sah.