MEDAN – Kepolisian kembali menggelar penggerebekan di wilayah Jalan Jermal 15, Kota Medan, Sumatera Utara.
Operasi ini merupakan yang kedelapan kalinya, menyasar sarang narkoba dan lokasi perjudian yang telah lama meresahkan warga.
Dansat Brimob Polda Sumut, Kombes Rantau Isnur Eka, menyatakan operasi ini adalah tindakan kemanusiaan untuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba dan judi.
Baca Juga: LIPPSU Soroti Dugaan Jual Beli Lahan Konsesi Tambang Agincourt Resources di Tapsel, Desak APH Usut Aktor Utama "Wilayah Jermal telah lama menjadi sarang kartel narkoba dan perjudian yang menggurita selama bertahun-tahun," ujarnya, Jumat (16/1).
Penggerebekan yang dilakukan Rabu (14/1) malam menemukan kembali barak-barak narkoba dan judi yang sebelumnya telah dihancurkan pada operasi ke-7.
"Meski sebelumnya barak-barak dan loket perjudian telah diratakan serta sejumlah pelaku diamankan, namun saat ini kembali ditemukan barak-barak baru yang dibangun secara ilegal," tambah Rantau.
Kapolrestabes Medan, Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, menegaskan operasi ini menegaskan kehadiran negara dalam misi kemanusiaan.
"Malam ini adalah tindakan kemanusiaan yang kedelapan, untuk menyelamatkan anak bangsa dan generasi bangsa. Tidak ada ruang, tidak ada gerak bagi kartel narkoba dan perjudian," kata Calvijn.
Operasi berulang di wilayah Jermal 15 mencerminkan kekuatan jaringan kejahatan yang masih bertahan, sekaligus menegaskan upaya kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba dan judi di Kota Medan.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi guna memperkuat penegakan hukum dan menjaga lingkungan dari praktik ilegal.*
(d/ad)