MEDAN – Aksi kejahatan jalanan kembali terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara.
Sebuah pasangan suami istri menjadi korban perampokan yang dilakukan komplotan begal di Simpang Jam, Jalan Raya Pelabuhan, Kecamatan Medan Belawan, Sabtu (4/1/2026) dini hari.
Para pelaku menodongkan pisau cutter dan merampas handphone serta dompet berisi uang senilai Rp 1,3 juta.
Baca Juga: Balita Korban Peluru Nyasar di Belawan Selesai Dioperasi, Wali Kota Medan Pastikan Biaya Ditanggung Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Agus Purnomo, mengatakan korban, Zulkarnain, tengah mengemudikan truk kontainer bersama istrinya menuju arah Gabion ketika diadang sekitar enam pelaku.
"Mereka mengancam akan melempari truk dengan batu apabila korban tidak berhenti," ujar Agus, Senin (12/1).
Karena kondisi jalan rusak dan truk bermuatan, korban memperlambat laju kendaraannya.
Para pelaku kemudian memaksa korban membuka jendela truk. Salah seorang pelaku menodongkan pisau ke istri korban, memaksa menyerahkan dompet, namun korban menolak.
Pelaku akhirnya masuk ke dalam truk dan mengambil dompet berisi uang Rp 1,3 juta serta satu unit handphone sebelum melarikan diri.
Petugas kepolisian bergerak cepat dan menangkap salah satu pelaku, Ravel (22), pada Minggu (11/1) di Jalan Marelan Raya.
Ravel dilaporkan melawan saat penangkapan sehingga ditembak di bagian kaki. Dari pengakuannya, aksi tersebut direncanakan bersama lima rekannya yang kini masih dalam pencarian polisi.
"Dari hasil interogasi, Ravel mengakui perbuatannya dan berperan sebagai perencana utama," kata Agus. Polisi memastikan akan menindaklanjuti kasus ini hingga seluruh pelaku berhasil ditangkap.
Peristiwa ini menambah catatan panjang kasus begal yang meresahkan masyarakat Medan, terutama bagi pengendara yang melintasi jalur rawan di wilayah Belawan.*