JAMBI — Endapan minyak ilegal di Kelurahan Paal Merah, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi, terbakar pada Sabtu siang, 20 Desember 2025.
Kebakaran tersebut menimbulkan asap hitam pekat yang membumbung tinggi dan meresahkan warga sekitar.
Titik kebakaran berada di lahan rawa dan semak-semak di RT 10, tak jauh dari deretan ruko.
Baca Juga: Fadli Zon Resmikan KCBN Muarajambi, 115 Candi Jadi Warisan Dunia Indonesia Setelah api berhasil dipadamkan, terlihat air dan rumput di lokasi bercampur dengan bahan bakar minyak jenis solar.
Bau minyak tercium menyengat di sekitar area kebakaran.
Ketua RT 11 Kelurahan Paal Merah, Jubaidi, mengatakan endapan minyak berasal dari kebocoran gudang milik PT Kerinci Toba Abadi yang terjadi pada 15 Desember 2025.
Minyak tersebut mengalir melalui drainase permukiman warga sebelum akhirnya mengendap di lokasi kejadian.
"Minyak itu mengalir dari gudang yang bocor beberapa hari lalu, lalu mengendap di rawa. Kami belum tahu apa penyebab kebakaran ini," kata Jubaidi, Sabtu sore.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jambi, Mustari, membenarkan bahwa kebakaran dipicu oleh endapan minyak yang sebelumnya telah bocor dari gudang tersebut. Namun, penyebab munculnya api belum dapat dipastikan.
"Ada dugaan api berasal dari ulah orang yang melempar sumber api ke lokasi. Tapi ini masih dugaan awal," ujar Mustari.
Meski api telah dipadamkan, Mustari menyebut endapan minyak masih tersisa di sejumlah aliran air dan lubang-lubang di sekitar lokasi.
Kondisi ini dinilai berpotensi memicu kebakaran atau ledakan susulan, terutama saat cuaca panas.