Agus Salim Kembali Sedih: Gagal Kuasai Donasi Rp1,3 M dan Kesulitan Biaya Berobat ke Singapura

BITVonline.com - Jumat, 22 November 2024 04:34 WIB

JAKARTA –Agus Salim, korban penyiraman air keras, kembali mencuri perhatian publik setelah mengungkapkan kesedihannya. Kali ini, ia mengaku sulit melanjutkan pengobatan karena terbatasnya biaya.

Agus, yang sempat berharap menggunakan donasi Rp1,3 miliar yang terkumpul melalui yayasan, harus menerima kenyataan bahwa dana tersebut masih berada di bawah kendali pihak yayasan. Ia hanya menerima donasi tambahan dari polling dengan jumlah yang minim, sekitar Rp2.008.000 dari 11 donatur.

Agus mengungkapkan keinginannya untuk menjalani pemeriksaan dan pengobatan lebih lanjut di JEC Eye Hospitals and Clinics atau di Singapura. Namun, keterbatasan biaya menjadi hambatan utama.

“Cuma kita berusaha, mudah-mudahan ada mukjizat dari Allah. Kalau bisa, ke Singapura dulu untuk periksa,” ujar Agus.

Saat ditanya soal sumber dana untuk pengobatan, Agus hanya tertawa kecil sambil melirik istrinya, Elmi, yang kemudian menjawab, “Belum boleh komentar dulu.”

Agus juga berbagi kondisi matanya pasca penyiraman air keras. Mata kirinya sudah sepenuhnya tertutup, sementara mata kanannya mengecil dan hampir kehilangan fungsi.

“Kalau mau dioperasi kata dokter, hasilnya sama saja, paling nanti ketutup sendiri,” kata Agus.

Meski begitu, Agus tetap berharap ada jalan keluar untuk pengobatan lebih baik.

Agus didampingi kuasa hukumnya, Farhat Abbas, telah berkonsultasi dengan Kementerian Sosial (Kemensos) terkait dana donasi yang dikumpulkan yayasan milik Pratiwi Noviyanthi.

Farhat Abbas menegaskan bahwa dana tersebut seharusnya sepenuhnya digunakan untuk membantu Agus sebagai penerima manfaat. Ia juga mengkritik pengumpulan dana tanpa izin yang dilakukan yayasan.

“Kami berharap masalah ini bisa diselesaikan dengan baik. Kalau tidak, kami akan mengambil jalur hukum,” ujar Farhat Abbas.

Saat ditanya wartawan tentang kesan setelah berkunjung ke Kemensos, Agus menjawab dengan spontan, “Seneng, jadi tahu kantornya.”

Jawaban tersebut sempat mengundang tawa, mengingat kondisi Agus yang sudah tidak dapat melihat. Farhat Abbas, yang mendampingi Agus, terlihat kesal dan langsung meninggalkan wawancara dengan alasan mencari toilet.

Elmi, istri Agus, terus memberikan dukungan moral kepada suaminya. “Yang sabar, ya,” ucapnya, saat Agus kembali teringat kesulitan yang dihadapinya.

Agus juga mengungkapkan rasa sedihnya terhadap orang-orang yang telah membantunya namun terkena dampak negatif. “Orang yang bantu Agus malah kena dampak dari Agus,” katanya dengan suara bergetar.

Perjuangan Agus Salim untuk mendapatkan pengobatan yang layak masih terus berlanjut. Ia berharap ada jalan keluar yang memungkinkan dirinya menjalani kehidupan yang lebih baik di tengah keterbatasannya.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Hukum dan Kriminal

Perselisihan Wewenang Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya, Wagub Aceh Dek Fadh Turun Tangan

Hukum dan Kriminal

Ratusan Massa Tolak Putusan Pailit PT Dua Kuda Indonesia, Nilai Perusahaan Masih Solven

Hukum dan Kriminal

Korupsi Proyek Jalan Sumut: PPK BBPJN Heliyanto Divonis 5 Tahun Penjara dan Denda Rp300 Juta

Hukum dan Kriminal

KPK Panggil Bos Rokok HS Muhammad Suryo Terkait Dugaan Suap Bea Cukai

Hukum dan Kriminal

KPK Kembali Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono di Indramayu, Temukan Dokumen Penting Terkait Kasus Suap

Hukum dan Kriminal

Viral! Tenaga Kesehatan Joget Saat Operasi Pasien, Ini Respons RS Datu Beru