BATU BARA — Aksi penggerebekan yang dilakukan ratusan warga terhadap sebuah rumah milik warga berinisial Z di Kelurahan Labuhan Ruku, Lingkungan V, Kecamatan Talawi, Minggu (07/12/2025) malam, mendadak viral dan menjadi sorotan publik.
Lokasi yang selama ini dicurigai sebagai kafe berkedok praktik esek-esek akhirnya digeruduk warga karena dianggap meresahkan.
Puluhan warga Lingkungan V bersama jama'ah Masjid Al-Jihad turun langsung ke lokasi setelah dugaan aktivitas prostitusi semakin terang-terangan.
Baca Juga: Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Desa di Batu Bara Terendam Banjir: Kades Pahang Faisal A.Md Sigap Turun Meninjau Warga Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa kafe tersebut sudah lama menjadi pantauan masyarakat.
Bahkan, beberapa kejadian yang mereka alami secara langsung menguatkan kecurigaan itu.
"Kami tidak sembarangan menduga. Beberapa malam lalu ada wanita muda keluar dari kafe Jenal hanya memakai celana dalam sambil mengejar laki-laki. Dari teriakannya terdengar minta bayaran. Artinya sudah jelas ada aktivitas mesum dan prostitusi yang dikemas dalam bentuk kafe," ungkapnya.
Warga lainnya juga menyebutkan bahwa saat penggerebekan berlangsung, terlihat sebuah mobil Pajero Dakar yang dikendarai seorang pria mengaku berasal dari Meranti, Asahan, didampingi seorang wanita yang diduga masih di bawah umur.
Mengetahui situasi semakin memanas, pria tersebut langsung melarikan diri.
"Tadi waktu ibu-ibu dan jama'ah masuk, ada laki-laki dengan wanita muda. Ditanya dari mana, katanya dari Meranti. Mungkin takut jadi langsung kabur," ujar warga lainnya.
Situasi memanas tersebut membuat jama'ah Masjid Al-Jihad mendesak pihak berwenang untuk segera mengambil tindakan.
Mereka meminta MUI Kecamatan Talawi, Polres Batu Bara, Pemerintah Kecamatan Talawi, dan Satpol PP tidak menutup mata atas aktivitas maksiat yang dinilai dapat merusak moral warga.
"Kami minta Forkopimcam Talawi tidak diam. Mari bergerak memberantas kemaksiatan," tegas perwakilan jama'ah Masjid Al-Jihad.