DELl SERDANG – Dua pria di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, tewas dimassa warga setelah diteriaki maling, menyusul penikaman terhadap seorang tukang parkir bernama Saut Halomoan Siagian.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Binjai, Desa Sumber Melati Diski, Minggu (7/12/2025) malam.
Korban Saut mengatakan, kedua pelaku, berinisial C dan G, menyerangnya saat dirinya tengah bekerja menjaga parkir.
Baca Juga: Pemkab Deli Serdang Resmi Angkat 4.018 Tenaga Non-ASN Menjadi PPPK Paruh Waktu, Targetkan Peningkatan Layanan Publik "Saya mau menyelamatkan diri, saya teriaki dia 'maling'. Kalau enggak saya teriaki maling, saya mati ditikamnya. Tidak ada sempat berargumen, saya langsung ditikam," ujar Saut, Senin (8/12).
Menurut Saut, penikaman tersebut diduga merupakan suruhan salah satu ketua organisasi kemasyarakatan (ormas) di wilayah tersebut.
Konflik antara korban dan ketua ormas sebelumnya sudah terjadi tiga kali, berkaitan dengan perebutan lahan parkir di lokasi itu.
Kapolsek Sunggal Kompol Bambang Gunanti Hutabarat menyampaikan, pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 20.00 WIB.
Unit Lantas Polsek Sunggal yang berada di lokasi langsung membawa kedua pelaku ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapatkan pertolongan.
Namun, satu pelaku meninggal di lokasi, sedangkan satu lagi sempat kritis dan meninggal pagi berikutnya.
"Kejadian ini dipicu persoalan parkir. Salah satu pelaku menikami korban, yang satunya menunggu di sepeda motor. Saat diteriaki maling, keduanya mencoba melarikan diri, namun jatuh dan akhirnya dimassa warga," jelas Bambang.
Korban mengalami luka tikam di paha dan di bawah ketiak. Saut telah membuat laporan resmi ke Polsek Sunggal dan menyerahkan barang bukti berupa sepeda motor dan pisau.
Sementara, pihak keluarga kedua pelaku belum membuat laporan terkait insiden tersebut.