MEDAN - Dua warga Pancur Batu diduga tewas akibat penganiayaan setelah dijemput sekelompok orang dari rumah mereka, Sabtu (15/11) pagi.
Satu korban telah teridentifikasi sebagai Reza Fahlevi (RF), sementara identitas korban kedua belum diketahui.
Menurut unggahan akun Facebook Richoe SniperMedan, peristiwa bermula sekitar pukul 06.00 WIB.
RF yang sedang tertidur dibangunkan oleh empat orang dan dibawa ke lokasi sepi.
"Adik kami pulang dengan luka lebam di sekujur tubuh dan luka tusuk di kakinya. Nyawanya tidak tertolong," tulis akun tersebut.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayanto membenarkan adanya penganiayaan yang mengakibatkan dua korban tewas.
Polisi telah menahan enam orang terduga pelaku.
"Sudah kita tangani dan tindaklanjuti. Informasinya ada dugaan pencurian yang dituduhkan ke korban," ujarnya, Kamis (20/11).
Hingga kini, motif pasti penganiayaan belum diungkap secara detail oleh aparat kepolisian.
Penanganan kasus masih berlanjut.
Redaksi Tempo mencatat: Kasus penganiayaan hingga menimbulkan korban tewas kerap memicu keprihatinan publik, khususnya terkait keamanan lingkungan dan penegakan hukum.*